Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Siswa Masuk Sekolah Bisa Mengurangi Rasa Jenuh di Rumah

23 Februari 2021, 14: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DISIPLIN PAKAI MASKER: Seorang siswa kelas 1 SDN 1 Kampung Mandar mendengarkan penyampaian pelajaran dari guru pada hari pertama pembelajaran tatap muka kemarin.

DISIPLIN PAKAI MASKER: Seorang siswa kelas 1 SDN 1 Kampung Mandar mendengarkan penyampaian pelajaran dari guru pada hari pertama pembelajaran tatap muka kemarin. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI - Pembukaan PTM tahap awal kemarin (22/2) diikuti 78 SD dan 43 SMP. Uji coba PTM tersebut diharapkan bisa mengurangi dampak negatif setelah para siswa cukup lama berada di rumah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menjelaskan, kuota maksimal satu kelas hanya 30 persen. Banyuwangi sampai hari ini masih masuk dalam kategori zona oranye penyebaran virus Covid-19. ”Kalau zonanya sudah kuning atau hijau, nanti kita tingkatkan persentase siswa yang masuk,” kata Suratno.

Lebih lanjut Suratno menjelaskan, ada dua target dalam PTM untuk siswa kelas kecil. Pertama bisa mengurangi beban anak-anak ketika sudah terlalu lama belajar di rumah. Dengan belajar di sekolah, siswa memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, baik dengan sesama siswa maupun gurunya.

Selama ini mereka mengenal teman dan gurunya hanya melalui aplikasi saja. ”Kelas satu belum pernah masuk sama sekali. Ini kesempatan mereka untuk kenal dengan teman, sekolah, dan gurunya,” imbuhnya.

Yang paling mendasar adalah mengantisipasi learning loss atau hilangnya minat belajar siswa akibat terlalu lama belajar di rumah. Ada banyak dampak negatif ketika para siswa terlalu lama belajar jarak jauh. Salah satunya adalah kesulitan memahami pelajaran-pelajaran tertentu, terutama yang selama ini harus diajarkan dengan cara tatap muka. Seperti Bahasa Inggris dan Matematika.

Dengan tatap muka, target kurikulum yang selama ini sulit dipenuhi dalam pembelajaran jarak jauh jadi bisa teratasi. ”Yang paling mendasar adalah anak-anak senang bisa masuk sekolah. Mereka bisa memahami pelajaran lebih mudah,” tandasnya. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news