Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Kuliner
icon featured
Kuliner
Telur Entog

Dikonsumsi untuk Pengobatan Nyeri Saluran Kemih

23 Februari 2021, 09: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TUJUAN PENETASAN: Sopad memberi makan entog piaraan di kandangnya di Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

TUJUAN PENETASAN: Sopad memberi makan entog piaraan di kandangnya di Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. (DEDY JUMHARDIYANTO/RABA)

Share this          

UNGGAS ini biasanya dijumpai di tempat yang becek dan kumuh. Namun, jumlah populasi entog mulai berkurang. Kini entog pun mulai jarang ditemukan. Tak heran, jika telur entog jarang dijual untuk dikonsumsi. Telur entog lebih banyak dibudidayakan dengan cara ditetaskan oleh indukan.

Telur entog memiliki cangkang berwarna biru kehijauan dan memiliki ukuran lebih besar dari telur ayam. Telur entog mengandung sedikit air sehingga lebih kental dari telur ayam. Jika dibandingkan dengan telur ayam, telur entog memang tidak terlalu populer dikonsumsi. ”Kalau bertelur saya jarang menjual, lebih baik saya biarkan dan ditetaskan oleh induknya,” ujar Sopad, 63, seorang peternak entog di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Entog sangat jarang bertelur meski diberi makanan yang bagus atau berkualitas sekalipun. Selain itu, jarang orang yang suka dengan rasa telur entog. ”Mungkin karena lihat tempatnya yang kumuh dan kotor, orang jadi jijik mau mengonsumsi telurnya,” kata Sopad.

Telur entog tidak jauh berbeda dengan telur bebek. Dari sisi warna dan ukurannya, juga hampir sama. Hanya telur entog cenderung lebih lonjong. ”Kebanyakan memang kalau ada telurnya dibiarkan untuk ditetaskan. Karena memang produktivitas bertelurnya tidak banyak dan sering. Sehingga lebih baik telurnya ditetaskan induknya,” terang Sopad.

Hal senada juga diungkapkan Usman, seorang peternak entog warga Desa/Kecamatan Rogojampi. Pria berusia 57 ini mengaku, entog piaraannya tinggal sepasang. Merawat entog sebaiknya juga sepasang agar bisa produktif menghasilkan telur. Jika tak sepasang, maka juga cukup sulit untuk bertelur. ”Bertelurnya memang susah, kalau ada hanya satu atau dua. Jadi lebih baik ditetaskan agar lebih banyak telurnya,” kata Usman.

Namun, siapa sangka mengonsumsi telur entog sebenarnya cukup baik bagi kesehatan. Sebab, kandungan gizi yang terdapat di dalamnya sangatlah tinggi karena mengandung protein, lemak, dan karbohidrat.

Telur entog juga mengandung beberapa jenis mineral dan vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin E, vitamin B12, tiamin, folat, riboflavin, zat besi, kalium fosfor, seng, dan juga natrium. Sehingga telur entog sangat baik dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang.

Menurut peneliti dari Department of Biological Sciences, University of Waikoto, New Zealand Dr Peter C. Molan MBE, telur entog telah terbukti mengandung zat-zat antibiotik alami yang sangat aktif melawan serangan-serangan radikal bebas dari berbagai jenis virus-bakteri berbahaya, salah satunya patogen. Patogen ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit-penyakit dan masalah-masalah kesehatan kronis berbahaya.

Berdasar studi ilmiah yang diterbitkan dalam International Journal Food Science Nutrition tahun 2003 disebutkan bahwa, kandungan gizi dan nutrisi pada telur entog terbilang sangat komplet dan kompleks. Adapun beberapa kandungan gizi dan nutrisi dalam telur entog yaitu kalsium, magnesium, boron, kobalt, tembaga, fluorin, zat besi, zat mangan, fosfor, sodium, selenium, dan zinc.

Selain itu, protein dari telur entog juga mengandung 23 tipe asam amino, di antaranya asam palmitoleat, oleat, linoleat, dan linolenat. Telur entog pun dilengkapi dengan berbagai vitamin, seperti Vitamin A, Vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin E, dan masih banyak lagi. Bahkan, telur entog juga memiliki kandungan senyawa-senyawa antioksidan seperti tannin, beta karoten, lutein, serta zeaksantin.

Salah satu keunggulan dari manfaat telur entog adalah karena tersedianya kandungan Vitamin C, protein, niasin riboflavin, dan isoflavin yang kadar jumlahnya terbilang cukup tinggi. Di mana kandungan-kandungan tersebut dipercaya sangat ampuh dalam memperkuat dan menjaga imunitas tubuh.

Dalam beberapa hasil riset dinyatakan bahwa kandungan Vitamin C dan Vitamin A pada telur entog memiliki manfaat yang sangat baik dalam menjaga kesehatan mata dan mengoptimalkan fungsi penglihatan mata. Selain itu, dengan kombinasi kandungan Vitamin A, Vitaman C, potasium dan fosfor pada telur entog, maka mata akan tercegah dan terlindungi dari serangan virus dan bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan masalah kerusakan mata seperti katarak, biopi, miopi, dan sejenisnya.

Salah satu manfaat telur entog yang paling menonjol adalah karena tersedianya kandungan senyawa-senyawa antioksidan, anti-inflamasi ,dan antibakteri di dalamnya. Tentu hal tersebut sangat baik dalam menjaga, mengobati, serta menghilangkan rasa nyeri akibat infeksi pada kantung kemih dan saluran kemih. (ddy/bay/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news