Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Bolak-balik Masuk Rumah Sakit, Guru ini Bersyukur Ada JKN-KIS

22 Februari 2021, 14: 09: 41 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERSYUKUR: Hadi Purnomo tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk berobat penyakit hipertensi yang dideritanya. Karena dia sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PPU-PN.

BERSYUKUR: Hadi Purnomo tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk berobat penyakit hipertensi yang dideritanya. Karena dia sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PPU-PN. (BPJS Kesehatan For RaBa)

Share this          

PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah banyak dirasakan oleh banyak kalangan, seperti seorang guru yang mengajar di salah satu Madrasah di wilayah Banyuwangi, Hadi Purnomo, 46. Ia yang sudah mengabdi menjadi pengajar selama 22 tahun tersebut memiliki riwayat penyakit hipertensi dan sudah sering keluar masuk rumah sakit untuk perawatan. Bahkan, ia harus dirawat berhari-hari demi bisa sembuh dari penyakitnya.

“Saya pernah bolak balik dirawat karena hipertensi, dirawatnya itu 5 hari sampai 1 minggu. Penyebabnya itu karena pola makan saya yang tidak bisa dikontrol, apalagi kalau melihat masakan kambing, saya tidak bisa menahannya,” ujar Hadi.

Pasca dirawat, Hadi selalu manjaga pola makan dan istirahatnya. Hal itu ia lakukan, karena ia tidak ingin penyakitnya semakin parah. Selain itu, ia juga sering melakukan olahraga ringan dan selalu berfikir positif. Semenjak dirawat, saya harus bisa menjaga pola makan dan jika melihat yang tidak disarankan, saya ingat kalau sakit itu lebih tidak enak. Terus, olahraga dan mencoba positif terus berfikirnya,” ujarnya.

Selama pengobatan yang ia jalani, ia tidak mengeluarkan biaya apapun, hal itu karena ia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen PPU-PN (Pekerja Penerima Upah–Penyelenggara Negara). Selain itu, selama pelayanan saat ia dirawat inap maupun rawat jalan, ia mendapatkan pelayanan yang sangat baik.

"Tidak ada biaya sama sekali, saya itu dirawat biasanya sesuai dengan golongan saya. Terus, semua obat dan yang lainnya kan sudah diurusin sama pihak rumah sakit, jadi untuk pelayanannya juga sangat baik sekali,” kata Hadi.

Dengan hadirnya JKN-KIS, Hadi merasa sangat bangga karena menjadi bagian dari program JKN-KIS tersebut. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah berusaha keras menjalankan program JKN-KIS, sehingga bisa membantu dia dan masyarakat lainnya.

“Saya bangga sekali dan terima kasih banyak pokoknya, dengan adanya JKN-KIS ini, saya yang harus bolak balik berobat ke rumah sakit bisa terbantu dan biayanya juga udah ditanggung semua,” ungkapnya. (*)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news