Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Hujan Dua Jam Tumbangkan Pohon

22 Februari 2021, 18: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

EVAKUASI: TRC BPBD Banyuwangi bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Brawijaya kemarin (21/2).

EVAKUASI: TRC BPBD Banyuwangi bersama warga mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Brawijaya kemarin (21/2). (BAGUS RIO/RABA)

Share this          

BANYUWANGI - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan dua pohon tumbang dan melintang di jalan raya, kemarin (21/2). Peristiwa tersebut terjadi dalam waktu yang nyaris bersamaan. Satu pohon yang tumbang berlokasi di depan pasar Desa/Kecamatan Glagah. Satu pohon lain di jalan raya Brawijaya.

Pohon yang tumbang adalah pohon perindang jalan jenis trembesi. Pohon trembesi berdiameter sekitar 50 centimeter itu roboh dan melintang di tengah jalan. Beruntung, saat kejadian arus lalu lintas lengang dan tak ada kendaraan yang lewat.

Selang beberapa saat setelah laporan itu, pohon tumbang juga terjadi di Desa Cantuk, Kecamtan Singojuruh. Hujan yang terjadi pukul 13.00 hingga 15.00 itu cukup membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi bekerja ekstra keras. “Informasi yang didapat dari BPBD Banyuwangi, ada tiga lokasi yang dilanda pohon tumbang,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharram.

Eka mengatakan, tiga lokasi yang dilaporkan itu di antaranya di Kecamatan Singojuruh, Glagah, dan Banyuwangi. Untuk Kecamatan Singojuruh dilaporkan adanya pohon yang tumbang menimpa kabel milik Telkom. “Di Kecamatan Singojuruh pohon kismis yang tumbang dengan diameter sekitar 20 centimeter,” katanya.

Sedangkan untuk di Kecamatan Glagah dan Kecamatan Banyuwangi tepatnya di jalan Brawijaya, pohon jenis trembesi yang mengalami tumbang. Pohon dengan diameter 50 centimeter tersebut, juga melintang di tengah jalan. Gara-gara pohon tumbang tersebut,  arus lalu lintas sempat tersendat. “Proses evakuasi langsung dilakukan oleh TRC BPBD Banyuwangi, bahkan dibantu warga setempat,” terangnya.

Eka mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati. Selain mewaspadai terjadinya pohon tumbang, potensi longsor dan banjir masih tetap terjadi. “Semua masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbaunya. (rio/aif)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news