Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Abu Vulkanik Kembali ke Arah Timur

20 Februari 2021, 15: 10: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERUBAH ARAH: Abu vulkanik Gunung Raung kembali menyembur ke arah ke timur dan tenggara, kemarin (19/2).

BERUBAH ARAH: Abu vulkanik Gunung Raung kembali menyembur ke arah ke timur dan tenggara, kemarin (19/2). (PPGA RAUNG FOR JPRG)

Share this          

SONGGON – Arah kepulan asap abu vulkanik Gunung Raung terus berubah. Kemarin pagi (19/2), asap kelabu gunung api dengan ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu menyembur dan mengarah ke timur dan tenggara.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Burhan Alethea menyatakan meski arah kepulan asap mengarah ke timur dan tenggara, tapi masih belum ada dampak hujan abu vulkanik. Sebab, semburan abu vulkanik yang ada di puncak kawah gunung itu tidak menerus dan hanya sesekali. “Semburan abu vulkanik hanya sesekali, tidak berembus terus menerus seperti beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Menurut Burhan, cuaca di sekitar pegunungan terpantau berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dan selatan. Suhu udara mencapai 20 hingga 26 derajat celcius. Sedangkan volume curah hujan 13 mm per hari. “Untuk pantulan cahaya api dan suara gemuruh Gunung Raung sudah beberapa hari ini tidak teramati,” jelasnya.

Asap kawah bertekanan lemah, terang dia, teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dengan ketinggian 1.000 meter di atas puncak kawah. Abu vulkanik tidak menyembur menerus dan hanya teramati beberapa kali saja serta mengarah ke timur. “Semburan asap agak tinggi, sekitar 1000 meter,” terangnya.

Untuk kegempaan tektonik lokal dengan jumlah 1, amplitudo 25 mm, S-P 1.8 detik dengan durasi 75 detik. Sementara untuk tektonik jauh jumlah 1, amplitudo 32 mm, S-P 17 detik, dengan durasi 89 detik. Untuk tremor menerus terekam dengan amplitudo 1-10 mm dan dominan 1 mm. “Tidak ada kenaikan maupun penurunan aktivitas Gunung Raung,” terangnya.

Burhan berharap masyarakat tetap waspada akan dampak abu vulkanik. Meski saat ini aktivitas Gunung Raung mereda, tapi dapat sewaktu-waktu meningkat. Untuk potensi sebaran hujan abu vulkanik, dapat terdampak di Kecamatan Songgon, Rogojampi, Kabat, Licin, Glagah, Giri, hingga Banyuwangi kota. “Hujan abu masih belum terdampak lagi, semburan abu vulkanik tidak menerus dan tingkat ketebalannya juga tipis,” pungkasnya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news