Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

KPU Tetapkan Ipuk-Sugirah Pemenang Pilbup Banyuwangi

19 Februari 2021, 15: 16: 58 WIB | editor : Ali Sodiqin

TINGGAL DILANTIK: Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini (kiri) menyerahkan berita acara penetapan bupati dan wakil bupati terpilih kepada Ipuk Fiestiandani disaksikan Sugirah di Hotel Santika kemarin.

TINGGAL DILANTIK: Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini (kiri) menyerahkan berita acara penetapan bupati dan wakil bupati terpilih kepada Ipuk Fiestiandani disaksikan Sugirah di Hotel Santika kemarin. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah di hall Hotel Santika kemarin (18/2) siang. Setelah melalui proses panjang pasca Pilkada 9 Desember, akhirnya pasangan nomor urut 02 itu menerima surat penetapan dari KPU sebagai pemenang pilkada.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan KPU Banyuwangi Nomor 15/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/II/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020. SK tersebut diserahkan langsung oleh KPU Banyuwangi kepada pasangan Ipuk-Sugirah disaksikan perwakilan pengurus partai dan tim pemenangan.

Sayangnya dalam penetapan kemarin, paslon 01 Yusuf Widyatmoko-Muhammad Riza Aziziy tidak hadir. Hanya ketua tim pemenangan 02 Taufiq Hidayat yang duduk di antara para tamu undangan. ”Rasanya lega dan pastinya bersyukur karena prosesnya cukup panjang. Kita tidak menyangka ada tahapan sampai harus ke MK. Kita anggap ini semua sebagai proses yang harus dijalani. Semoga lancar sampai pelantikan nanti,” kata Ipuk Fiestiandani.

Ipuk memahami ke depan tantangan memimpin Banyuwangi akan semakin berat. Sepekan sebelum pelantikan, Ipuk memanfaatkan waktu untuk belajar kepada para bupati perempuan dan pemimpin perempuan yang sukses mengemban jabatannya. Dengan harapan, saat dilantik nanti dia sudah siap memberikan gambaran kepada masyarakat tentang apa yang akan mereka kerjakan.

Termasuk merealisasikan janji yang diberikan kepada masyarakat selama kampanye berlangsung. ”Saya akan cari potensi Banyuwangi ke depan. Meskipun Covid-19 belum selesai, tapi harus terus berinovasi agar masyarakat tidak kecewa dengan janji politik yang pernah kita sampaikan,” tegasnya.

Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini menjelaskan, penetapan calon bupati terpilih tidak mengubah hasil perolehan suara sebagaimana rekapitulasi sebelumnya. Ipuk-Sugirah menang dengan perolehan suara 52,43 persen atau sebanyak 438.847 suara. Unggul dari rivalnya Yusuf Widyatmoko dan Muhammad Riza Aziziy dengan selisih 4,86 persen atau setara 40.734 suara. Penetapan ini sekaligus menjadi akhir dari peran KPU dalam kontestasi Pilkada 2020.

Meski pasangan Yusuf-Riza berhalangan hadir secara langsung, penetapan pasangan terpilih kemarin tetap berlangsung dan tidak mengubah keputusan KPU Banyuwangi. ”Sesuai keputusan MK, gugatan pemohon ditolak dan eksepsi kita diterima. Kalau dari KPU sudah selesai. Kita serahkan SK kepada paslon dan DPRD. Untuk pelantikan nanti menjadi ranah DPRD, pemkab, dan Pemprov Jatim,” kata Dwi. (fre/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news