Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Situbondo
icon featured
Situbondo

Akhirnya ASN Terima Gaji

23 Januari 2021, 15: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Hariyadi Tedjo Laksono, Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo

Hariyadi Tedjo Laksono, Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo (HABIBUL ADNAN/JPRS)

Share this          

JawaPos.com – Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Situbondo sudah akhirnya menerima gaji kemarin (22/1). Bank sudah mentransfer gaji ke rekening masing-masing ASN paling lambat pukul 16.00 sore kemarin.

Seperti yang diketahui, penggajian ASN bulan Januari 2021 mengalami keterlambatan. Seharusnya, hak-hak keuangan para pegawai itu diterima sejak awal bulan. Namun, gaji mereka terlambat karena dampak belum disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Sebagai dasar hukum penggajian, eksekutif menyusun Peraturan Bupati (Perbup), yang saat ini telah ditetapkan. Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo, Hariyadi Tedjo Laksono mengatakan, gaji pegawai sudah bisa ditransfer karena semua kepala OPD telah mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP) dan surat perintah membayar (SPM). “Yang jelas (cair) hari ini semua. Bank Jatim sedang memproses transfer ke rekening masing-masing ASN. SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sudah ada di Bank Jatim,” jelasnya ketika dihubungi wartawan Jawa Pos Radar Situbondo kemarin.

Sedangkan untuk gaji non ASN, penggajiannya awal Februari 2021 mendatang. Sebab seperti biasa, ketentuannya gaji bulan ini diterima pada bulan berikutnya. “Untuk non ASN Kerja dulu baru dibayar. Gaji November 2020 lalu diterima tanggal 1 Desember 2020,” jelasnya.

Hanya gaji bulan Desember yang diterima lebih awal. Tidak menunggu awal Januari 2021. Akan tetapi ditransfer ke rekening non ASN pada tanggal 26 Desember 2020 lalu.  “Sedangkan gaji bulan ini akan ditransfer tanggal 1 Februari nanti,” tambah pria yang juga pernah menjabat kepala Bappeda Situbondo itu.

Sedangkan untuk pembayaran belanja-belanja rutin, baru akan diajukan SPP pada Senin pekan depan (25/1). Karena itu, tagihan listrik, air PDAM, telepon, internet dan lain sebagainya, masih belum dibayarkan. “Tagihan ini kan manual. Jadi kita menyelesaikan gaji dulu,” terang Hariyadi.    

SPP penggajian dan pembayaran belanja-belanja rutin, berkasnya berbeda. OPD harus mengajukan SPP masing-masing secara terpisah. “Karena gaji sudah beres, Senin besok OPD sudah kita minta mengajukan SPP SPM listrik, air, telepon dan internet. Kita pastikan tidak akan nunggak,” pungkas Hariyadi. (bib/bay)

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news