Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis

PLN Akan Dirikan PLTB di Banyuwangi

15 Januari 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

ENERGI TERBARUKAN: Bupati Anas beserta jajaran Pemkab Banyuwangi mengikuti pertemuan virtual dengan PT Indonesia Power terkait rencana pembangunan PLTB di Banyuwangi kemarin (14/1).

ENERGI TERBARUKAN: Bupati Anas beserta jajaran Pemkab Banyuwangi mengikuti pertemuan virtual dengan PT Indonesia Power terkait rencana pembangunan PLTB di Banyuwangi kemarin (14/1). (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Banyuwangi akan menjadi lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Melalui anak perusahaannya, yakni PT Indonesia Power, PLN bakal membangun pembangkit listrik tenaga angin tersebut mulai tahun ini.

Untuk itu, pihak Pemkab Banyuwangi dan PT Indonesia Power telah bertemu untuk mematangkan rencana tersebut secara virtual kemarin (14/1). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dan rencana PLN mengembangkan PLTB di Banyuwangi yang telah disampaikan sejak 2020, alias sebelum pandemi Covid-19 melanda. Hadir dalam pertemuan tersebut Vice President Project Development 3 PT Indonesia Power Henry Asdayoka Putra dan Manager Business Development 1 Adi Hirlan Effendi, serta Bupati Abdullah Azwar Anas dan jajarannya.

Henry Asdayoka Putra mengatakan, PLTB yang akan dibangun di Banyuwangi tersebut merupakan bagian dari pengembangan proyek energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. ”PLTB ini diharapkan bisa semakin mengurangi penggunaan energi fosil dan emisi karbon monoksida. Ini merupakan program pemerintah untuk mencapai bauran energi listrik yang ramah lingkungan sebesar 23 persen di 2025,” ujarnya.

Henry menambahkan, pembangunan PLTB akan dimulai pada tahun 2021 ini. PLTB tersebut berkapasitas 50 MW. ”Pengembangan PLTB berskala besar di Banyuwangi ini insya Allah yang pertama di Pulau Jawa. Untuk itu kami meminta dukungan dari Pemkab Banyuwangi agar kami bisa segera memberikan kontribusi bagi Indonesia dan khususnya bagi Banyuwangi,” kata dia.

Selain sebagai proyek energi, imbuh Henry, PLTB ini diproyeksi juga akan menjadi ikon baru bagi Bumi Blambangan. ”Sehingga mendukung sektor pariwisata,” imbuhnya.

Manager Business Development 1 Adi Hirlan Effendi mengatakan, Banyuwangi dipilih karena memiliki angin yang sangat potensial, khususnya di wilayah Kecamatan Wongsorejo yang memiliki kecepatan angin 6,7 meter per detik. ”Sebelum menentukan lokasi, kami melakukan studi potensi angin di Indonesia. Setelah kami bandingkan hasil dari beberapa daerah, ternyata di Wongsorejo paling potensial kecepatan anginnya,” terangnya.

Bahkan, kata Adi, kecepatan angin rata-rata sementara dari pemasangan alat met mast tower setinggi 120 meter di Wongsorejo menunjukkan angka 8,3 meter per detik. ”Sangat bagus. Kami melakukan estimasi, apabila satu turbin menghasilkan 4,2 MW, maka dalam setahun PLTB bisa memproduksi listrik sebesar 170,3 GWh ” imbuhnya.

Sementara itu Bupati Anas menyambut baik rencana pembangunan PLTB tersebut di daerah. ”Tadi kami koordinasikan bahwa PLTB akan menjadi pusat edukasi tentang energi baru terbarukan bagi generasi muda, sehingga kesadaran menggunakan energi baru terbarukan semakin tinggi,” ujar Anas.

Anas juga menekankan agar PLTB tersebut dikembangkan dengan tidak meninggalkan unsur kearifan lokal yang menjadi identitas daerah. ”Seperti yang telah dilakukan Banyuwangi selama 10 tahun terakhir, setiap pembangunan harus menyertakan unsur kearifan lokal, termasuk dalam arsitekturnya. Ini adalah upaya kami menitipkan peradaban daerah, khususnya budaya lokal ke dalam perkembangan ekonomi,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news