Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Banyuwangi Menunggu Kedatangan 6.080 Vaksin

14 Januari 2021, 16: 20: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Banyuwangi Menunggu Kedatangan 6.080 Vaksin

(Grafis: Reza/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Start vaksinasi Covid-19 sudah dimulai secara nasional kemarin (13/1). Banyuwangi hingga kini masih menunggu kedatangan jatah vaksin dari pemerintah.

Vaksinasi di Banyuwangi bisa dimulai akhir Januari atau awal Februari. Satgas Covid-19 masih menunggu datangnya 6.080 vaksin dari Pemprov Jawa Timur yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Sesuai jadwal awal, vaksin tersebut kemungkinan baru tiba pada 22 Januari mendatang.

Vaksin tersebut akan diedarkan ke seluruh faskes hingga akhirnya disuntikkan kepada para nakes. ”Kami mengajukan jumlah vaksin sesuai jumlah nakes, yaitu 6.080 orang. Ditambah sepuluh orang lainnya yang mendapat prioritas seperti Forpimda dan tokoh masyarakat (tomas),” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Widji Lestariono.

Untuk mempersiapkan proses vaksinasi, Dinas Kesehatan sudah mempersiapkan 365 tenaga vaksinator yang tersebar di seluruh faskes. Rinciannya, 225 vaksinator dari 45 puskesmas, 130 vaksinator dari 13 rumah sakit, dan sepuluh lainnya dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Para vaksinator telah mengikuti pelatihan secara virtual yang digelar sejak Senin (11/1) kemarin. Sebagian sudah mengikuti pelatihan pada bulan November 2020. Mereka yang sudah menjalani pelatihan, selanjutnya melakukan simulasi vaksinasi di faskes mereka masing-masing.

Hampir semua puskesmas dan rumah sakit sudah menjalankan simulasi vaksinasi. Dengan tujuan memastikan semua vaksinator sudah benar-benar memahami alur dan cara yang benar sebelum mereka melakukan vaksinasi. ”Semua faskes sudah mengirimkan simulasi vaksinasi. Hari ini (kemarin) kick off vaksinasi nasional sudah dimulai, selanjutnya giliran provinsi. Sedangkan kabupaten mulai tanggal 15 Januari,” imbuh Rio, sapaan Widji Lestariono.

Sementara itu, update harian kasus Covid-19 di Banyuwangi kemarin masih tergolong stagnan. Ada 20 kasus penambahan baru virus Covid. Sebanyak 261 pasien tercatat masih aktif. Sedangkan 67 di antaranya dirawat di rumah sakit, 168 orang jalani isolasi mandiri, dan 26 pasien dirawat di Balai Diklat Licin. Untuk kasus kematian, sehari kemarin tercatat tiga orang. Angka kesembuhan bertambah 18 orang pasien.

Dari akumulasi angka tersebut, grafik penularan virus korona di Banyuwangi terpantau menurun. Hal itu terlihat dari skor Kabupaten Banyuwangi yang naik menjadi 2,16 dari sebelumnya 1,85. ”Kasusnya stagnan meski angka masih tergolong tinggi. Masih di angka 20-an pasien per hari,” pungkas Rio. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news