Senin, 25 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Kapolresta Tegaskan Tidak Pernah Bentuk Ormas WN 88

14 Januari 2021, 14: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Kapolresta Tegaskan Tidak Pernah Bentuk Ormas WN 88

Share this          

JawaPos.com – Polresta Banyuwangi angkat bicara terkait keberadaan  organisasi massa (ormas) Warung Nusantara (WN) 88 Humas Mabes Polri Sub Unit 03 DPC Banyuwangi 2021. Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin menegaskan, Divhumas Mabes Polri secara struktural maupun fungsional tidak pernah membentuk organisasi apa pun.

Sebagai bentuk kepanjangan hierarki garis komando, koordinasi, dan lain sebagainya, sudah ada struktur secara berjenjang. Hal itu mulai dari Divhumas yang berkedudukan di Mabes Polri, Bidhumas di tingkat Polda, Subbaghumas di Polres maupun Polresta, hingga Siehumas di tingkat Polsek. ”Tidak ada ormas yang dibentuk selain jajaran Polri,” tegas Arman Asmara melalui Kaursubag Humas Polresta Ipda Lita Kurniawan.

Pihaknya berharap masyarakat tidak percaya dengan adanya ormas yang mengatasnamakan WN 88 sebagai Humas Mabes Polri Sub Unit 03 DPC Banyuwangi 2021. Belakangan, kata Lita, banyak beredar informasi yang menyebut ormas WN 88 di bawah naungan Humas Mabes Polri. ”Informasi tersebut kami tegaskan tidak benar. Kami tidak pernah membentuk ormas apa pun di Kabupaten Banyuwangi,” tegasnya lagi.

Dari hasil penelusuran, masih kata Lita, ormas WN 88 tersebut terbentuk pada Rabu (6/1) sekitar pukul 13.00 yang bertempat di rumah warga, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dalam pembentukan itu, terbentuk struktur kepengurusan organisasi ormas WN 88 yang baru. ”Pembentukan pengurus tersebut dihadiri oleh pengurus yang baru dan anggotanya,” ungkapnya.

Lita menegaskan, pihaknya maupun Polresta Banyuwangi tidak pernah membentuk ormas apa pun. Maka dari itu, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan adanya ormas yang mengatasnamakan Humas Mabes Polri. ”Mabes Polri juga sudah menegaskan bahwa ormas tersebut tidak diakui atau ilegal,” pungkas Lita. (rio/aif/c1)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia