Jumat, 05 Mar 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

BST Rp 14,6 M Disalurkan, Per Keluarga Dapat Rp 300 Ribu

14 Januari 2021, 19: 10: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SIMBOLIS: Bupati Anas menyalurkan BST kepada warga penerima manfaat di kantor Desa Gambiran Kecamatan Glagah kemarin (13/1).

SIMBOLIS: Bupati Anas menyalurkan BST kepada warga penerima manfaat di kantor Desa Gambiran Kecamatan Glagah kemarin (13/1). (HUMAS PEMKAB BWI FOR RABA)

Share this          

JawaPos.com – Sebanyak 46.721 keluarga penerima manfaat (KPM) program Bantuan Sosial Tunai (BST) di Banyuwangi mulai menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Total nilai bansos tahap kesepuluh yang disalurkan ini mencapai Rp 14,16 miliar.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyerahkan BST tersebut secara simbolis kepada para perwakilan penerima. Penyerahan dilakukan Anas di dua desa, yakni Desa Gambiran dan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar kemarin (13/1). ”Alhamdulillah pencairan BST tahap sepuluh sudah mulai disalurkan kepada warga. Kami berharap bantuan penyaluran ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Bukan hanya menyerahkan BST kepada penerima, pada kesempatan tersebut Anas juga menyampaikan pesan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. ”Jadi, manfaatkan bantuan ini dengan baik. Jangan dibuat beli rokok, misalnya, seperti halnya pesan Bu Mensos Tri Rismaharini,” kata dia.

Sebelumnya, sejak awal pandemi Covid-19 hingga akhir tahun 2020 telah disalurkan dana bantuan sosial. Bansos tersebut berasal dari pemerintah pusat, Pemprov Jatim, hingga Pemkab Banyuwangi. ”Masa pandemi menjadi masa yang sulit untuk kita semua. Semoga dana yang didapatkan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok Bapak-Ibu di rumah,” ujar Anas.

Pada kesempatan itu Anas juga kembali mengingatkan kepada warga agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, laju penyebaran Covid-19 di Banyuwangi masih cukup tinggi, dengan kasus kematian yang masih terjadi. Bahkan, dengan haru Anas menyebutkan jika Plt Kepala Dinas Sosial Lukman Hakim yang biasanya mengurusi perihal bantuan sosial, juga meninggal akibat Covid-19.

”Sungguh Covid-19 bisa menjangkiti siapa saja. Maka kita harus tetap waspada, tetap jaga kesehatan dan jangan lupa pakai masker saat keluar rumah. Untuk yang sepuh-sepuh (tua, Red) dan yang ada penyakit bawaan, mari kita jaga karena rentan bila terinfeksi korona,” kata Anas.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana Banyuwangi Bambang Sungkono menambahkan, BST Kemensos tahap kesepuluh disalurkan kepada 46.721 KPM.

”Nominalnya, tiap keluarga mendapatkan Rp 300 ribu per bulannya. Rencananya program ini akan bergulir setiap bulan sampai bulan Desember mendatang,” kata Bambang.  

Selain program BST, Kemensos juga mengucurkan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) bagi 109.769 KPM di Banyuwangi. Nilainya mencapai Rp 21,9 miliar. ”Masing-masing KPM mendapatkan BPNT senilai Rp 200 ribu per bulannya,” ujar Bambang.

Kepala Kantor Pos Banyuwangi Vicky Vidianto selaku pihak penyalur BST mengatakan, pembagian BST ke KPM tahap kesepuluh ini ditargetkan berlangsung selama enam hari. Pembagian telah dilakukan sejak 9 Januari 2021 lalu. ”Sejak Sabtu lalu kita sudah membagikan BST ini kepada keluarga penerima manfaat. Sampai saat ini sudah 75% telah terbagikan, semoga pembagian ini dapat berjalan dengan lancar hingga 100%,” ucap Vicky.

 Vicky menambahkan, kepada masyarakat penerima KPM yang tidak dapat hadir hari ini dapat mengambilnya di Kantor Pos di tiap-tiap kecamatan. ”Untuk masyarakat yang berhalangan hadir, mungkin sakit, dapat mengambil BST ini melalui Kantor Pos di kecamatan terdekat. Bisa juga diantar ke rumah penerima oleh petugas,” tambahnya. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news