Senin, 25 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi
Polisi Buru Rekan Firman yang Kabur

Sempat Kos di Muncar, Ngaku Baru Sekali Mencuri

14 Januari 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DIAMANKAN: Firman Efendi dimintai keterangan penyidik Reskrim Polsek Rogojampi kemarin (13/1).

DIAMANKAN: Firman Efendi dimintai keterangan penyidik Reskrim Polsek Rogojampi kemarin (13/1). (DEDY JUMHARDIYANTO/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Unit Reskrim Polsek Rogojampi terus mengembangkan kasus penangkapan Firman Efendi, pelaku curanmor yang beraksi di Dusun Blibis, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Senin lalu (11/1). Anggota Resmob dikerahkan untuk memburu rekan Firman yang kabur sesaat setelah kejadian.

”Kami masih melacak keberadaan teman tersangka yang ikut mengantarkan Firman ke lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono.

Menurut pengakuan saksi di lapangan, Firman datang bersama temannya dengan berboncengan sepeda motor Yamaha Vixion. Keterangan Firman ini berbeda dengan kesaksian warga. Di hadapan penyidik, Firman mengaku mengendarai motor Honda CBR. ”Kami masih lacak mengenai informasi ini,” ujar Sudarsono.

Selama berada di Banyuwangi, Firman bersama temannya tersebut sempat kos di Muncar. Polisi kini berusaha mencari keberadaan teman tersangka di yang indekos di Muncar tersebut. Firman kemarin dikeler untuk menunjukkan rumah kos tersebut. ”Anggota kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus ini,” kata  Sudarsono.

Di hadapan penyidik, Firman mengaku nekat mencuri motor untuk dipakai sendiri. Sedianya, motor tersebut akan dibawa pulang ke rumahnya di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember. ”Sepeda motornya mau saya pakai sendiri, untuk kerja sehari-hari,” aku Firman.

Dia juga mengaku baru sekali ini melakukan kejahatan curanmor di wilayah hukum Banyuwangi. ”Sumpah, Pak, saya baru kali ini. Sebelumnya saya tidak pernah,” ujar Firman.

Diberitakan sebelumnya, pencuri sepeda motor menceburkan diri ke sungai sedalam tiga meter Senin kemarin. Tindakan nekat ini dilakukan setelah aksinya tepergok pemilik sepeda motor. Begitu tertangkap, korban langsung jadi bulan-bulanan warga.

Aksi konyol itu dilakukan Firman Efendi, 36, warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember. Senin sore (11/1), Firman datang bersama salah seorang temannya dengan mengendarai motor Yamaha Vixion. Setelah turun dari motor, pelaku menghampiri sepeda motor milik Misnan, 36, warga Dusun Blibis, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari.

Kendaraan roda dua itu diparkir di tepi sungai. Kala itu Misnan tengah bekerja mencari pasir di sungai. Dua orang tak dikenal tersebut ternyata hendak mencuri motor milik korban. Ketika pelaku hendak membawa motor curiannya, korban yang memergoki langsung meneriakinya maling.

Upaya pelaku melarikan diri akhirnya berhasil digagalkan warga. Pelaku berhasil dibekuk. Untuk melampiaskan emosinya, warga langsung menghajarnya. (ddy/aif/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia