Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Cek Kesiapan Bansos hingga Perbaikan Perizinan

13 Januari 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RAKOR: Bupati Abdullah Azwar Anas mendatangi sejumlah kantor Satuan Kerja Pe rangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Banyuwangi.

RAKOR: Bupati Abdullah Azwar Anas mendatangi sejumlah kantor Satuan Kerja Pe rangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Bupati Abdullah Azwar Anas mendatangi sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Dia turun langsung untuk memompa semangat pegawai guna terus meningkatkan inovasi dan semangat kerja dalam membangun kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Salah satu kantor SKPD yang dikunjungi Anas adalah Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU-CKPP). Di kantor yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto tersebut, Anas berdiskusi dengan para aparatur sipil negara (ASN).

Anas menyampaikan terima kasih atas kinerja para pegawai Dinas PU-CKPP selama ini. Dia menambahkan, meskipun masa jabatan dirinya sebagai bupati akan berakhir sekitar sebulan ke depan, namun dia berharap budaya inovasi para ASN tidak berhenti. ”Kita semua harus terus belajar dan peka tentang pelayanan apa dan bagaimana yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Anas, Dinas PU-CKPP memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat. Salah satunya membuat Banyuwangi menjadi tempat yang nyaman ditinggali warganya. PU-CKPP harus inovatif dalam melakukan pembangunan fisik. ”Tugas dan harapan rakyat kepada PU ini sangat tinggi. Mulai terkait jalan, lampu, hingga ruang publik yang ada merupakan tugas PU semua. Maka, sepantasnya jika karyawan di dinas ini harus ekstra kerjanya, harus banyak membaca referensi,” kata dia.

Anas lalu mencontohkan pembangunan tata ruang. Inovasi sangat dibutuhkan untuk menjembatani antara fungsi bangunan fisik dan kebijakan yang ada di daerah. Misalnya bagaimana membangun jembatan yang tidak hanya kuat secara fisik, namun juga memiliki nilai artistik dan menjadi pendorong ekonomi.

”Ini salah satu yang saya sebut inovasi. Begitu pun landscape RTH harus dikembangkan, jangan berhenti setelah dibangun saja. Intinya, pembangunan kota itu harus menyenangkan warganya. Jadi sekali membangun, banyak fungsi yang terlengkapi,” pesan Anas.

Selain itu, lanjut Anas, Dinas PU-CKPP juga diminta melakukan perbaikan dalam layanan perizinan. Anas meminta dinas untuk menyiapkan inovasi yang bisa mempermudah dan mempercepat pengurusan izin usaha warga.

”Tahun ini harus dijadikan momen untuk melakukan perbaikan perizinan, termasuk yang menyangkut kewenangan Dinas PU CKPP. Saya ingin dinas lebih proaktif menjalankan fungsi pelayanannya kepada warga. Tanya pemohon, jelaskan apa permasalahannya, sehingga semuanya klir kenapa permohonan izinnya belum bisa diproses. Ini penting untuk menghindari kesalahpahaman,” tegas Anas.

Selain Dinas PU-CKPP, Anas juga mendatangi kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi untuk memantau kesiapan pelaksanaan pembagian bantuan sosial tunai (BST).

Anas menuturkan, pemerintah kembali mengeluarkan bantuan sosial tunai pada tahun ini. Dia berharap program BST tahun ini berjalan lancar. ”Mohon kendala-kendala yang ada pada tahun sebelumnya bisa segera kita cari solusinya,” ujarnya.   

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Anas untuk ”pamit” lantaran masa jabatannya sebagai bupati bakal berakhir pertengahan Februari mendatang. ”Saya pamitan karena bulan depan sudah purnatugas sebagai bupati. Mohon maaf atas semua kesalahan,” ujar Anas.

Selain itu, Anas juga kembali menyampaikan duka atas meninggalnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi Lukman Hakim beberapa hari lalu. ”Beliau orang yang berdedikasi tinggi, semoga husnul khatimah,” pungkas Anas. (sgt/afi/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia