Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Tepergok Embat Motor, Terjun ke Sungai, Dihajar Massa

13 Januari 2021, 14: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Tepergok Embat Motor, Terjun ke Sungai, Dihajar Massa

(Grafis: Reza/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Pencuri sepeda motor menceburkan diri ke sungai setinggi tiga meter kemarin. Tindakan nekat ini  dilakukan setelah aksinya terpergok pemilik sepeda motor. Begitu tertangkap, korban langsung jadi bulan-bulanan warga.

Aksi konyol itu dilakukan Firman Efendi, 36, warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember. Senin sore (11/1), Firman datang bersama salah seorang temannya dengan mengendarai motor Yamaha Vixion. Setelah turun dari motor, pelaku menghampiri sepeda motor milik Misnan, 36, warga Dusun Blibis, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari.

Kendaraan roda dua itu diparkir di tepi sungai. Kala itu Misnan tengah bekerja mencari pasir di sungai. Dua orang tak dikenal tersebut ternyata hendak mencuri motor milik korban. Ketika pelaku hendak membawa motor curiannya, korban yang mememergoki langsung meneriakinya maling.

Warga dan sejumlah pencari pasir langsung mencari sumber teriakan. Melihat ada orang mencurigakan mengendarai motor, warga bergegas mengejarnya. ”Teman korban yang naik motor Vixion kabur begitu mengetahui pelaku diburu warga,” ungkap Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono.

Warga yang jumlahnya semakin banyak turut melakukan pengejaran. Karena terdesak dan dikepung warga, pelaku akhirnya menghentikan laju motor. Dia meninggalkan motor bernopol P 6794 VM di pinggir jalan. Selanjutnya, pelaku berlari, lalu menceburkan diri ke sungai yang kedalamannya mencapai tiga meter. Pelaku berenang menyeberangi sungai.

Warga yang melihat pelaku kabur, mulai melakukan pengejaran. Mereka ikut menceburkan diri ke sungai. Sementara warga yang lain berjalan memutar menunggu di daratan di seberang sungai.

Upaya pelaku melarikan diri akhirnya berhasil digagalkan warga. Pelaku berhasil dibekuk. Untuk melampiaskan emosinya, warga menghadiahi bogem mentah.

Beruntung aksi main hakim sendiri berhasil dihentikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang cepat datang ke lokasi kejadian. ”Kebetulan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sedang rapat di kantor desa. Begitu ada laporan warga, petugas  langsung datang ke lokasi kejadian,” kata Sudarsono.

Ketika polisi datang, pelaku sudah babak belur. Tak ingin terjadi amuk massa lebih besar, pelaku cepat-cepat diamankan ke Mapolsek Rogojampi berikut barang bukti motor Honda Beat. ”Pelaku kita jerat dengan pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tegas Sudarsono. (ddy/aif/c1)

BABAK BELUR: Polisi dan Babinsa mengamankan Firman Efendi, pelaku curanmor yang tertangkap di Dusun Blibis, Desa Patoman kemarin.

BABAK BELUR: Polisi dan Babinsa mengamankan Firman Efendi, pelaku curanmor yang tertangkap di Dusun Blibis, Desa Patoman kemarin. (DEDY JUMHARDIYANTO/ RABA)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia