Selasa, 19 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Nasabah Ramai-Ramai Datangi BPR Tawang Alun

12 Januari 2021, 21: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LIKUIDASI: Nasabah melakukan verifikasi data untuk proses pembayaran simpanan di BPR Tawang Alun Benculuk, Kecamatan Cluring, kemarin (11/1).

LIKUIDASI: Nasabah melakukan verifikasi data untuk proses pembayaran simpanan di BPR Tawang Alun Benculuk, Kecamatan Cluring, kemarin (11/1). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

JawaPos.com - Puluhan nasabah Koperasi Bank Pengkriditan Rakyat (KBPR) Tawang Alun, Desa Banculuk, Kecamatan Cluring mendatangi kantornya, kemarin (11/1). Kedatangan para nasabah itu, untuk mengklaimkan tabungannya.

Saat ini, Lembaga Penjamin Simpanan Otoritas Jasa Keuangan (LPS OJK) tengah mempersiapkan pembayaran simpanan para nasabah dan melakukan likuidasi bank. “Kita sedang mempersiapkan pembayaran simpanan nasabah BPR Tawang Alun Benculuk,” cetus Sekretaris LPS Muhamad Yusron.

Menurut Yusron, sejumlah nasabah yang datang ke BPR Tawang Alun Benculuk, bingung lantaran BPR tersebut dicabut izin usahanya. “Saat ini BPR Tawang Alun Benculuk diambil alih oleh LPS karena mengalami likuidasi,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, terang dia, para nasabah diminta datang ke BPR Tawang Alun untuk melakukan proses verifikasi data. Untuk pengumuman pembayaran dana nasabah, dilakukan di kantor BPR yang ditutup. “Nasabah yang melakukan proses verifikasi dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan massa, banyak nasabah yang ingin mengambil uang simpanannya,” ujarnya.

Nasabah yang memiliki pinjaman, terang dia, dapat melanjutkan pembayaran melalui tim likuidasi LPS di kantor BPR tersebut. Sedangkan nasabah yang memiliki kredit macet, agar melunasi pinjamannya maksimal 30 hari kerja sejak pencabutan izin usaha. “Saat ini kami masih melakukan persiapan pembayaran dan melakukan likuidasi bank,” katanya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyegel Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tawang Alun, di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Dalam penyegelan yang dilakukan pada Jumat (7/1) itu, disebutkan OJK mencabut izin usahanya.

Dalam penyegelan dan pencabutan izin usaha itu, seluruh dokumen dan nasabah brankas Koperasi BPR Tawang Alun diamankan oleh LPS OJK. Tindakan ini, dilakukan sebagai upaya untuk memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan itu upaya kita menyelamatkan uang nasabah. Untuk selanjutnya, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar,” ujar Direktur Group Penanganan Klaim LPS OJK, Suhardiono.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia