Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Bayi Kembar Tiga Lahir Selamat dengan Satu Plasenta

12 Januari 2021, 21: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TRIPLEST: Tiga perawat menggendong tiga anak kembar perempuan yang lahir di salah satu rumah sakit Kecamatan Gambiran, kemarin (11/1).

TRIPLEST: Tiga perawat menggendong tiga anak kembar perempuan yang lahir di salah satu rumah sakit Kecamatan Gambiran, kemarin (11/1). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

JawaPos.com – Bayi kembar yang lahir di salah satu rumah sakit di Kecamatan Gambiran, ini tergolong langka. Putri pasangan Muhammad Iqbal Mustika, 46 dan Dian Cahyo Harimukti, 42, asal Dusun Sumberjeruk, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring, itu kembar tiga dengan satu plasenta, kemarin (11/1).

Bayi kembar tiga atau triplest yang lahir melalui operasi caesar itu, semuanya berkelamin perempuan dengan kondisi sehat dan normal. “Jarang bayi dengan kelahiran kembar tiga, perbandingannya 1:10 ribu angka kelahiran,” terang dr. Kamalia Hasanah, Sp. OG., M.Ked-Klin.

Dr. Kamila yang memimpin operasi kelahiran bayi itu mengatakan kelahiran bayi triplest itu lebil awal dari yang direncanakan. Itu karena ibunya saat akan melakukan operesi tensi darahnya meningkat. “Bayi lahir saat usia kandungan menginjak 37 minggu, dan kelahiran bayi itu direncanakan,” katanya.

Sejak menjadi dokter, terang dia, baru kali ini melakukan penanganan medis dengan bayi lahir tiga sekaligus. Bayi yang bari ditangani itu, pertama lahir pukul 09.24 dengan berat 2.900 gram dan panjang 48 centimeter. Bayi kedua lahir pukul 09.25 dengan berat 2.500 gram dan panjang 47 centimeter. Sedang bayi ketiga yang lahir pukul 09.26 lahir dengan berat 2.700 gram  dengan panjang  48 centimeter. “Selisih satu menit, kendala yang dihadapi ketiganya lahir nyungsang,” cetusnya.

Ditambahkan oleh dr. Yesi Kurnia Deliyanti, salah satu dokter rumah sakit di Kecamatan Gambiran itu menyampaikan, sejak rumah sakitnya berdiri pada 2016 baru kali ini ada kasus kelahiran bayi kembar tiga. “Tidak ada kendala saat proses kelahiran bayi, saat ini bayi masih diletakkan di ruang inkubasi selama enam jam, selanjutnya diberi air susu ibu untuk yang pertama,” terangnya.

Salah satu keanehan lain dari bayi yang baru lahir itu, terang dia, selain kembar tiga, bayi itu disebut kembar identik karena lahir dengan satu plasenta. Biasanya, jika bayi kembar dengan plasenta yang berbeda, dalam pertumbuhannya wajahnya akan berubah dan tidak sama dengan kembarannya. Tapi jika bayi kembar lahir dengan satu plasenta, dapat dipastikan wajahnya akan serupa. “Kasus bayi lahir kembar tiga ini benar-benar unik, dan jarang sekali terjadi,” jelasnya.

Kelahiran bayi kembar tiga ini, disambut semringan oleh kedua orang tuanya, Muhammad Iqbal Mustika dan Dian Cahyo Harimukti. “Kami tahu bayi itu kembar setelah pemeriksaan dan USG dalam usia kandungan lima bulan,” terang bapak bayi,  Muhammad Iqbal Mustika.

Selama dalam kandungan, terang dia, tidak ada gangguan. Hanya saja, yang dirasakan perutnya merasa lebih berat dan besar dibanding kehabilan sebelumnya. “Berat kandungannya itu tujuh kilogram,” ungkapnya.    

Mendapatkan bayi kembar tiga itu, Iqbal mengaku sangat bahagia. Dengan kelahirannya itu, ia kini memiliki lima anak yang semuanya perempuan. Untuk tiga putrinya yang baru lahir, diberi nama Saraya Hessa Mustika, Kimora Jessa Mustika, dan Harumi Keeya Mustika. “Semua perempuan, dikenal pendawi,” terang bos JTV Banyuwangi itu.

Iqbal mengaku memiliki garis keturunan kembar, yakni neneknya yang kembar dan kini tinggal di Desa/Kecamatan Pesanggaran. Umur neneknya yang kembar itu, sekitar 100 tahun lebih. “Saya punya anak kembar karena memiliki gen kembar dari nenek,” ucapnya.

Kelahiran anak kembar tiga ini, ternyata telah diketahui oleh Titik Sunarmi, 66, nenek bayi kembar tiga. Ia mendampingi putrinya yang tengah hamil, sejak usia kandungan tiga bulan. “Saya sempat mimpi rumahnya dimasuki tiga ekor anak ayam, ternyata anak yang lahir tiga,” ungkapnya sambil tertawa lebar.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia