Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Pendataan Nakes Nyaris Rampung

10 Januari 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SAMBUT VAKSIN: Bupati Anas mengecek kesiapan sarana vaksinasi Covid-19 di kantor Dinkes Banyuwangi kemarin (8/1).

SAMBUT VAKSIN: Bupati Anas mengecek kesiapan sarana vaksinasi Covid-19 di kantor Dinkes Banyuwangi kemarin (8/1). (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Pemkab Banyuwangi terus memastikan persiapan vaksinasi Covid-19. Kemarin (8/1) Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan pengecekan kesiapan tempat dropping vaksin di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi.

Ya, Pemkab Banyuwangi melakukan sejumlah persiapan program vaksinasi Covid-19 seiring pendistribusian vaksin yang mulai dilakukan oleh pemerintah pusat. Mulai dari melakukan verifikasi data calon penerima vaksin hingga menyiapkan sarana prasarana pendukung program vaksinasi.

Bupati Anas mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Dinkes untuk mengetahui sejauh mana progres persiapan pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi. ”Juga tentang bagaimana pendataan sasarannya hingga peralatan pendukung untuk vaksinasi nanti. Kamar vaccine room, cold chain, maupun anggaran pendukung juga ingin kami pastikan siap,” jelasnya.

Anas menambahkan, jajaran tenaga kesehatan sudah siap melakukan vaksinasi bila sewaktu-waktu pemerintah pusat memerintahkan. ”Semoga semua nanti berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Anas juga meminta agar Dinkes mulai menggagas upaya preventif meningkatkan imunitas tubuh menjadi sebuah program daerah yang bisa diimplementasikan ke seluruh warga. ”Dunia saat ini mengalami kejadian luar biasa dengan adanya pandemi. Upaya-upaya preventif yang solutif dengan penguatan imunitas warga. Jadi, meskipun sudah ada vaksinasi, tetap kita harus perkuat imunitas warga,” kata dia.

Targetnya, kata Anas, adalah meningkatkan imunitas warga. ”Dinkes jadi lokomotifnya. Kita butuh strategi baru bagaimana ke depan masyarakat bisa melakukan pola hidup yang bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya,” pungkas Anas.

Kepala Dinkes Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, seiring dengan program vaksinasi dari pemerintah, pihaknya akan mulai menyusun program-program yang berkaitan dengan peningkatan imunitas tubuh. ”Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dinkes sebagai upaya preventif kesehatan,” kata pria yang karib disapa Rio tersebut.

Rio menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan sejumlah langkah untuk kelancaran proses vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat. Sejumlah persiapan yang dilakukan adalah melakukan verifikasi data penerima vaksin. Verifikasi dilakukan pada sasaran vaksin tahap pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).

”Sesuai petunjuk pemerintah pusat, nakes akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin. Dari data kami, total nakes se-Banyuwangi ada 6.349 orang. Hingga hari ini, yang sudah terverifikasi angkanya mencapai sekitar 94 persen atau sebanyak 6.006 orang dari jumlah total nakes,” jelas Rio.

Sasaran penerima vaksin terdiri atas semua nakes dan karyawan yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) baik puskesmas, rumah sakit daerah dan swasta, klinik swasta, hingga mereka yang bekerja di apotek.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga terus menyiapkan sarana prasarana guna mendukung proses vaksinasi. Di antaranya menyiapkan faskes vaksinasi, tenaga kesehatan atau vaksinator, hingga perlengkapan penunjang lainnya. ”Untuk layanan vaksinasi, Banyuwangi menyiapkan 45 puskesmas sekabupaten, enam rumah sakit rujukan Covid, dan tambahan rumah sakit swasta lainnya. Yang terus dipersiapkan oleh faskes di antaranya ruangan yang memadai, APD, dan bahan medis habis pakai seperti spet, kapas, dan alkohol,” pungkas Rio. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia