Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Prangko & Surat

Weselpos Pernah Jadi Idola

10 Januari 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PENGIRIMAN UANG: Layanan wesel pos ternyata masih tetap ada hingga kini.

PENGIRIMAN UANG: Layanan wesel pos ternyata masih tetap ada hingga kini. (SIGIT HARIYADI/RABA)

Share this          

JawaPos.com - ”Mengencangkan ikat pinggang dulu. Uang habis. Wesel dari desa belum sampai”. Mungkin saat membaca kalimat tersebut, Anda yang muda di era1990-an langsung senyum-senyum sendiri.

Ya, kalimat seperti itu bukan hal yang asing bagi kalangan mahasiswa era 1990-an. Kala itu, tidak sedikit orang tua yang memanfaatkan jasa weselpos untuk mengirim uang pada anaknya yang tengah kuliah di luar daerah.

Namun diakui atau tidak, di era kekinian, jasa pengiriman uang via wesel mulai tereduksi. Ada banyak faktor yang memengaruhi, terutama menjamurnya mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sehingga memudahkan nasabah perbankan menarik uang tunai.

Bahkan, sebagian orang beranggapan jasa weselpos sudah tidak lagi eksis beberapa tahun terakhir. Termasuk para mantan mahasiswa. Salah satunya Toha. ”Mungkin sekarang wesel sudah tak lagi beroperasi, Mas. Padahal, dahulu hati selalu berbunga-bunga saat wesel datang,” ujar pria yang kini menjabat manager pada salah satu perusahaan swasta di Banyuwangi ini.

Sementara itu, dari penelusuran wartawan, jasa weselpos ternyata masih eksis hingga saat ini. Uang yang dikirim pun bisa seketika diambil di kantor pos terdekat oleh si penerima saat sang pengirim sudah menuntaskan proses pengiriman di kantor pos asal.

Cara pengiriman uang via weselpos pun cukup mudah. Pertama, datang ke kantor pos terdekat dengan membawa sejumlah uang yang akan dikirim plus uang yang digunakan untuk membayar jasa pengiriman via weselpos tersebut. Sesampai di kantor pos, minta formulir wesel pos kepada petugas atau ambil sendiri di tempat yang sudah disediakan. Kemudian isilah formulir secara lengkap, mulai identitas pengirim, identitas penerima, serta nominal yang ingin dikirim.

Setelah tiba urutan menuju loket, petugas akan memproses formulir tersebut. Setelah itu, Anda akan mendapat Nomor Transaksi Pusat (NTP) dan Personal Identification Number (PIN). NTP dan PIN ini merupakan kunci bagi penerima untuk mengambil uang.

Nah, saat Anda mengirimkan NTP dan PIN itu kepada pihak penerima, saat itu juga si penerima wesel bisa mengambil uang di kantor pos terdekat dengan membawa kartu identitas (KTP) serta menyebutkan NTP dan PIN tersebut kepada petugas. (sgt/bay/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia