Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ahmad Sahroni Ajari Liga Mahasiswa NasDem Cara Bermimpi

08 Januari 2021, 14: 40: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TIPS BERMIMPI: Ahmad Sahroni saat menjadi narasumber Pendidikan Pratama Liga Mahasiswa NasDem di Grand Harvest Banyuwangi, Kamis (7/1)

TIPS BERMIMPI: Ahmad Sahroni saat menjadi narasumber Pendidikan Pratama Liga Mahasiswa NasDem di Grand Harvest Banyuwangi, Kamis (7/1) (NASDEM FOR RABA)

Share this          

JawaPos.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memberi motivasi kepada para mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa NasDem Banyuwangi. Sahroni mengajak mahasiswa agar bermimpi setinggi-tingginya untuk menjadi orang sukses.

”Kalau adik-adik tidak mau bermimpi, bagaimana mau jadi orang sukses. Bermimpilah setinggi mungkin, bahkan bermimpilah jadi presiden. Mumpung bermimpi masih gratis. Nggak perlu bayar,” kata Sahroni saat menjadi narasumber Pendidikan Pratama Liga Mahasiswa Nasdem di Grand Harvest Banyuwangi, Kamis (7/1)

Kendati demikian, mengejar mimpi tidaklah boleh dengan ambisi. Sebab, ambisi menjadikan seseorang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, meski cara tersebut sebenarnya salah.

Sahroni mengaku pernah mengalami masa-masa menjadi seorang ”gembel”. Saat itu dirinya sering dihina dan dihujat. ”Saya tiga kali menjadi seorang sopir. Mulai dari sopir bos kecil, sopir bos menengah, hingga sopir bos gede. Ini bukan mengada-ada. Tapi ini benar bagian dari kisah hidup saya,” ceritanya.

Berangkat dari pengalamannya inilah, Sahroni mulai membangun kerajaan bisnisnya sendiri. Hingga akhirnya dia menjadi salah satu pengusaha tersukses di Indonesia. Bahkan, berkat kesuksesannya, dia mendapat julukan Crazy Rich Tanjung Priok. ”Pesan saya di sini, teruslah bermimpi setinggi mungkin. Jangan pernah menyerah untuk meraih kesuksesan,” katanya.

Sahroni juga berpesan kepada mahasiswa agar tetap rendah hati ketika sudah berhasil meraih kesuksesan kelak. ”Namun, ingat. Janganlah sampai jadi kacang lupa dengan kulitnya. Ketika kita menjadi orang sukses, kita tetap harus bergaul dan menghormati sesama. Itu yang paling utama,” tutup Ahmad Sahroni. (*/afi/c1)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia