Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Sports
icon featured
Sports

Tiga Cabang Olahraga Baru Segera Diplenokan

08 Januari 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MULAI EKSIS: Cabang olahraga woodball menjadi salah satu yang akan diplenokan bulan ini.

MULAI EKSIS: Cabang olahraga woodball menjadi salah satu yang akan diplenokan bulan ini. (FREDY RIZKI/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Tiga cabang olahraga baru di Banyuwangi diupayakan untuk menjadi anggota tetap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Bulan ini ketiga cabor tersebut akan diplenokan oleh pengurus KONI. Dalam pleno nanti akan dibahas apakah tiga cabor tersebut bisa diterima atau tidak menjadi anggota KONI.

Ketiga cabor tersebut adalah muaythai, sepatu roda, dan woodball. Sepatu roda pernah diplenokan pada awal 2020 lalu bersama cabor petanque. Setelah dilakukan voting tertutup, suara mayoritas cabor belum menyetujui sepatu roda menjadi anggota KONI. Sedangkan cabor muaythai baru terhitung genap dua  tahun dari awal pengajuan diri sebagai cabor anggota KONI Banyuwangi.

”Nanti akan kita plenokan pada rapat kerja tahunan. Kita berharap tiga cabor bisa diterima, sehingga bisa memperkuat kontingen Banyuwangi pada Porprov 2022,” kata Ketua KONI Banyuwangi Mukayin.

Mantan Sekretaris IPSI Banyuwangi itu menambahkan, teknis pleno nantinya tergantung kepada kesepakatan peserta rapat. Apakah voting dilakukan terbuka atau tertutup. Jika terbuka, perwakilan 31 anggota KONI Banyuwangi akan langsung menyampaikan pendapatnya satu per satu terkait persetujuan mereka kepada tiga cabor calon anggota.

Sebaliknya, jika dilakukan secara tertutup, sistemnya akan mirip dengan tahun 2020 lalu. Perwakilan cabor memberikan suaranya melalui kertas suara dan dihitung di tengah pleno. ”Saya optimistis ketiganya bisa menjadi cabor anggota, jika melihat kiprah prestasi dan pembinaan mereka selama ini,” imbuh Mukayin.

Selain tiga cabor itu, sebenarnya ada satu cabor baru lagi, yaitu Pordasi atau berkuda yang pembinaannya sudah sangat baik. Namun, sesuai aturan AD/ART, syarat minimal pleno untuk cabor baru adalah dua tahun pasca pembentukan cabor dan pengajuannya kepada KONI Banyuwangi.

Kemungkinan Pordasi baru bisa dilaksanakan plenonya pada awal 2022 mendatang. Mukayin menambahkan, awal tahun 2021 ada dua cabor baru yang sudah mengajukan diri secara lisan sebagai calon anggota KONI Banyuwangi. Yaitu cabor E-Sport dan bela diri sambo. Namun, KONI masih belum menerima pengajuan secara administrasi kedua cabor tersebut.

Saat ini KONI Banyuwangi memiliki 31 cabor anggota. Satu cabor yaitu PABBSI dicoret karena sudah dibubarkan kepengurusannya dari tingkat pusat. Mereka yang menjadi anggota KONI berhak memperoleh dana pembinaan olahraga bersumber dari danah hibah Pemkab Banyuwangi yang disalurkan melalui KONI. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia