Minggu, 24 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Anas Pamitan dan Minta Maaf

01 Desember 2020, 04: 29: 50 WIB | editor : Syaifuddin Mahmud

PINTU MAAF: Bupati Anas berpamitan kepada warga usai acara penyaluran insentif guru ngaji di wilayah Kecamatan Blimbingsari Sabtu (28/11).

PINTU MAAF: Bupati Anas berpamitan kepada warga usai acara penyaluran insentif guru ngaji di wilayah Kecamatan Blimbingsari Sabtu (28/11). (DINI FOR RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Nyaris sepuluh tahun sudah Abdullah Azwar Anas menjabat Bupati Banyuwangi. Nyaris sepuluh tahun itu pula, dia berhasil mengorkestrasi berbagai sumber daya yang dimiliki kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini menjadi kekuatan untuk memajukan Bumi Blambangan.

Namun kini, masa jabatan Anas sebagai bupati tersebut tersisa sekitar 2,5 bulan. Masa bakti Anas sebagai bupati pada periode kedua ini bakal berakhir media Februari 2021.

Untuk itu, Anas pun mulai berpamitan kepada sejumlah elemen warga di setiap kesempatan. Termasuk saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penyaluran insentif guru ngaji di wilayah Kecamatan Blimbingsari Sabtu lalu (28/12). "Bapak/Ibu semua, saya berhenti sebagai bupati InsyaAllah sekitar 2,5 bulan lagi. Kulo nyuwun ngapunten ingkang kathah, mohon maaf yang sebesar-besarnya, atas semua kekurangan saya, baik secara pribadi maupun sebagai bupati,” ujarnya.

Anas mengakui, masih banyak kekurangan selama menjabat sebagai bupati. Dia mengibaratkan, daftar kekurangan itu bahkan tak akan muat jika ditulis di sebuah buku tebal. ”Untuk itu, sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, mohon dibukakan pintu maaf untuk saya, baik sebagai pribadi maupun sebagai bupati. Kami juga meminta doa dari semuanya agar sampai akhir nanti bisa melepaskan jabatan dengan husnul khatimah,” pintanya.

Anas mengajak seluruh warga Banyuwangi untuk selalu guyub, penuh persahabatan, dan persaudaraan. Sehingga daerah ini bisa terus membangun. ”Apa yang sudah dikerjakan pemerintah bersama seluruh warga dalam beberapa tahun terakhir ini perlu terus disempurnakan. Kuncinya adalah masyarakat semuanya guyub, penuh persaudaraan,” tuturnya.

Anas menambahkan, dalam setiap pertemuan dengan warga maupun acara-acara kedinasan hingga 2,5 bulan lagi akan digunakan untuk berpamitan dan meminta maaf, sembari menyelesaikan beberapa program pembangunan yang sedang berjalan. “Beberapa tahun terakhir ini telah banyak yang kita lakukan bersama, suka dan duka, gagal dan berhasil. Di antara semua itu, sekali lagi begitu banyak kekurangan saya. Saya mohon betul dibukakan pintu maaf,” pungkasnya.

(bw/sgt/aif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia