Sabtu, 16 Jan 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Pilbup Banyuwangi 2020

Surat Suara Tiba, Kotak Suara Mulai Dirakit

24 November 2020, 17: 00: 31 WIB | editor : Ali Sodiqin

MENATA LOGISTIK PILBUP: Hampir semua logistik pilbup sudah tiba di gudang KPU. Ribuan kotak suara mulai dirakit kemarin. Hari ini pekerja KPU akan melipat surat suara.

MENATA LOGISTIK PILBUP: Hampir semua logistik pilbup sudah tiba di gudang KPU. Ribuan kotak suara mulai dirakit kemarin. Hari ini pekerja KPU akan melipat surat suara. (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Persiapan coblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 semakin intens digeber Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Perkembangan terbaru, jutaan lembar surat suara sudah tiba di Bumi Blambangan. Selain itu, ribuan kotak suara juga sudah mulai dirakit.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, perakitan kotak suara dilakukan puluhan petugas di gudang penyimpanan logistik KPU Banyuwangi di Jalan Raya Jember, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, sejak Minggu (22/11). Sebelumnya, tepatnya Sabtu siang (21/11), surat suara yang dikirimkan oleh pihak percetakan, yakni Temprina Bali, juga sudah tiba di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini mengatakan, jika tidak ada halangan, proses pelipatan surat suara akan digeber mulai hari ini (24/11). Rencananya, proses pelipatan jutaan lembar surat suara itu juga akan digelar di gudang penyimpanan logistik KPU.

Dwi menjelaskan, jumlah surat suara yang dibutuhkan untuk coblosan pilbup tahun ini mencapai 1,3 juta lembar lebih. Jumlah tersebut disesuaikan dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang mencapai 1.304.909 orang plus 2,5 persen surat suara cadangan dari jumlah DPT di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Lebih lanjut Dwi menuturkan, lantaran saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi, ada banyak hal teknis yang harus disiapkan berkaitan dengan proses pelipatan surat suara tersebut. ”Petugas pelipat tidak boleh terlalu banyak dan harus menjaga jarak fisik atau menerapkan physical distancing,” ujarnya kemarin (23/11).

Di sisi lain, Dwi mengatakan hingga kemarin sudah nyaris semua logistik keperluan pilbup, baik logistik untuk menopang pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) maupun logistik keperluan coblosan di TPS sudah tiba di Banyuwangi. ”Hanya ada beberapa jenis logistik yang belum tiba, yakni template surat suara bagi penyandang tunanetra, beberapa jenis formulir, dan sarung tangan lateks untuk petugas TPS,” pungkasnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2021 PT Jawa Pos Group Multimedia