Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
Politeknik Negeri Banyuwangi

Juara Nasional Kontes Kapal Cepat Tak Berawak 2020

19 November 2020, 10: 20: 31 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

GRAND FINAL: Tim KKCTBN Poliwangi mempersiapkan diri untuk kontes nasional kapal cepat tak berawak 2020 di Malang, Sabtu (7/11)

GRAND FINAL: Tim KKCTBN Poliwangi mempersiapkan diri untuk kontes nasional kapal cepat tak berawak 2020 di Malang, Sabtu (7/11) (YEDDID FOR JPRG)

Share this          

MALANG, Jawa Pos Radar Genteng-Mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berhasil menjadi juara dalam kontes kapal cepat tak berawak Nasional (KKCTBM) 2020 di Malang, Sabtu (7/11). Tim Garuda Layang X dan tim Garuda Layang XIII, berhasil meraih kategori khusus the best spirit, dan meraih juara III kategori re-designed layout ruang akomodasi penumpang kapal roro.

Kontes yang digelar Universitas Muhammadiyah Malang dengan mengusung tema, teknologi kapal cepat untuk menjaga kedaulatan NKRI di era Revolusi Industri 4.0 itu, tim KKCTBN Poliwangi berhasil memasuki Grand Final dan melampaui tiga tahap yang diikuti 100 tim dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia.

Untuk mengikuti kontes itu, Poliwangi mempersiapkan enam tim berdasarkan enam kategori KKCTBN 2020 yang bertemakan, Teknologi Maritim untuk Pencegahan Covid 19. Enam tim itu, tim pertama Garuda Layang XI untuk kategori desain rumah sakit tanggap Covid19, tim Garuda Layang XII untuk kategori desain ambulance tanggap Covid19, tim Garuda Layang XIII  untuk kategori redesain layout ruang akomodasi kapal roro, tim Garuda Layang VIII untuk kategori prototype Electric Remote Control.

HADIAH: Tim Poliwangi (kanan) berhasil meraih juara III kategori re-designed layout ruang akomodasi penumpang kapal roro dan kategori khusus the best spirit dalam malam penganugrahan di Hotel Rays Mal

HADIAH: Tim Poliwangi (kanan) berhasil meraih juara III kategori re-designed layout ruang akomodasi penumpang kapal roro dan kategori khusus the best spirit dalam malam penganugrahan di Hotel Rays Mal (YEDDID FOR JPRG)

Dua tim lainnya tim Garuda Layang IX untuk kategori prototype fuel engine remote control, dan tim Garuda Layang X untuk kategori prototype autonomous surface vehicle. Keenam tim Garuda Layang beranggotakan 18 mahasiswa masuk tim inti, 10 mahasiswa dalam tim support lolos pada putaran final KKCTBN 2020.

Pada putaran Grand Final, sesuai arahan PUSPRESNAS, untuk mengikuti protokol pencegahan Covid-19, maka setiap kategori hanya diambil lima besar yang dipilih berdasarkan rangking awal penilaian dan tingkat kesiapan. Tim Garuda Layang XII  kategori redesain layout ruang akomodasi penumpang kapal roro, lolos lima besar bersama tim dari Universtas Brawijaya, tim ITS, tim Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan tim Universitas Diponegoro.

Dalam konter itu, tim Garuda Layang XII akhirnya terpilih menjadi peringkat tiga, dibawah tim ITS yang menjadi peringkat dua, dan rim Universitas Brawijaya yang menjadi peringkat pertama. Untuk tim Garuda Layang X, lolos lima besar bersama tim ITS, tim PPNS, tim UNY, dan tim UNS. Dalam kontes ini, tim Garuda Layang X meraih peringkat lima, peringkat empat diraih tim UNS, peringkat tiga UNY, peringkat dua PPNS, dan peringkat satu ITS.

Saat pengumuman dan penutupan KKCTBN 2020 di Hotel Rays Malang, tim Garuda Layang mendapatkan kejutan dengan terpilih kategori Best Spirit. Ini kategori penghargaan dan apresiasi panitia pusat KKCTBN dan PUSPRESNAS Kemendikbud. Terpilih menjadi Best Spirit itu, mencerminkan semangat para mahasiswa Poliwangi dalam mengikuti ajang KKCTBN 2020 yang penuh perjuangan dengan segala keterbatasan.

Dan itu, juga mencerminkan semangat Civitas Akademika Poliwagi dalam ikut andil membangun maritim Indonesia. “Mengikuti KKCTBN 2020 merupakan pengalaman yang berharga, karena sifat KKCTBN itu kontes,” ujar perwakilan mahasiswa tim Garuda Layang, Ahmad Hidayat.

Menurut Hidayat, prestasi ini diraih dengan persiapan yang matang dan budaya kompetisi. Mewakili tim Garuda Layang Poliwangi dan Civitas Akademika Poliwangi, ia monta maaf atas kurang maksimal dalam ajang KKCTBN 2020. “Semoga di masa mendatang, kami bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dosen manufaktur kapal Poliwangi, Hery Inprasetyobudi yang mendampingi delegasi tim Garuda Layang pada ajang KKCTBN 2020 mengamini yang disampaikan mahasiswanya. Ia berharap para mahasiswa tetap menjaga semangat dan kebersamaan dalam ajang apapun. Dengan semangat integralisrik Poliwangi, tercermin pada sikap yang dibawa oleh para mahasiswa. “Sebenarnya ajang kontes, lomba, dan kompetisi, itu salah satu cara untuk benchmarking di antara kampus-kampus lain di Indonesia,” ungkapnya.

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia