Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Royal Ambarrukmo Yogyakarta Menerima Kunjungan DPRD Banyuwangi

19 November 2020, 08: 09: 51 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

LESTARIKAN BUDAYA: Herman Courbois General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta di dampingi oleh Maya Dewi, Director of Sales and Marketing dan Wury Handayani, Senior Sales Manager saat menerima kunjungan dari rombongan DPRD Kabupaten Banyuwangi

LESTARIKAN BUDAYA: Herman Courbois General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta di dampingi oleh Maya Dewi, Director of Sales and Marketing dan Wury Handayani, Senior Sales Manager saat menerima kunjungan dari rombongan DPRD Kabupaten Banyuwangi

Share this          

Pekan lalu Herman Courbois selaku General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang di dampingi oleh Maya Dewi, Director of Sales and Marketing dan Wury Handayani, Senior Sales Manager menerima kunjungan dari rombongan DPRD Kab. Banyuwangi yang di pimpin oleh Dra.Nanung Sri Nurhayati, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kab. Banyuwangi di damping oleh perwakilan komisi-komisi DPRD dan pendamping. Kunjungan tersebut di sambut hangat oleh Herman Courbois dengan harapan kedepannya bisa bersinergi dengan Pemkot Kabupaten Banyuwangi dalam promosi pariwisata ataupun kerjasama di bidang hospitality lainnya.

          Royal Ambarrukmo Yogyakarta salah satu hotel bintang 5 mewah yang berstandar internasional mempunyai 247 kamar dan suites terletak di Jalan Laksda Adi Sucipto 81, Yogyakarta. Sebelumnya dikenal sebagai Ambarrukmo Palace Hotel yang di bangun pada tahun 1965 oleh Ir. Soekarno Presiden RI Pertama, di bangun di atas tanah milik Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat (Sultan ground) pada era Sultan Hamengku Buwono IX  dari dana pampasan perang Jepang.

          Diawali oleh Sultan Hamengku Buwono V yang membangun Pesanggrahan Ambarrukmo pada tahun 1895-1897 dan menjadi kediaman resmi Sultan Hamengku Buwono VII setelah turun takhta. Area Kebon Raja sampai Gandok Kiwa di masa Sultan Hamengku Buwono VII pun berubah menjadi area Ambarrukmo Palace Hotel pada tahun 1965. Sementara Pendopo Agung, Dhalem Ageng, Gadri dan Bale Kambang beserta Gandok Tengen masih di pelihara sebagaimana bangunanan aslinya.

          Berbicara mengenai sejarah, Royal Ambarrukmo Yogyakarta masih melestarikan budaya Kraton Yogyakarta dan masih menyimpan beberapa koleksi seni dari Presiden Soekarno seperti mozaik dari pecahan keramik dan relief dari batu andesit gunung Merapi yang di pesan langsung oleh Presiden Soekarno kepada Harijadi bersama seniman lainnya.

Tidak lupa patung-patung tembaga yang di pesan oleh Presiden Soekarno yang masih bisa di nikmati oleh para pengunjung di area Royal Garden (Kebon Raja) Royal Ambarrukmo Yogyakarta, ungkap Maya Dewi selaku Director of Sales and Marketing.

          Herman Courbois General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta menyampaikan bahwa dengan adanya kunjungan dari DPRD Kabupaten Banyuwangi tersebut turut serta membuka wahana promosi Royal Ambarrukmo Yogyakarta di area Jawa Timur lainnya.Selain bisa menikmati fasilta shotel mewah yang di sediakan, hotel ini juga berdiri di samping mall pusat perbelanjaan atau lebih di kenal dengan sebutan Plaza Ambarrukmo yang memiliki tenant-tenant berkelas.

          “Kami juga ingin memberikan pengalaman yang lain bagi para tamu yaitu sisi sejarah dan budaya yang di miliki oleh Royal Ambarrukmo Yogyakarta ”ungkap Herman Courbois General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta  menutup perbincangan dengan ibu Dra. Nanung Sri Nurhayati, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kab. Banyuwangi

(bw/aif/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia