Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Warga Gombengsari Ingin Ipuk-Sugirah Teruskan Pembangunan Banyuwangi

19 November 2020, 07: 56: 03 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BERHARAP ADA KESINAMBUNGAN: Salah seorang pegiat wisata Hariono menceritakan keberhasilan Gombengsari menjadi kawasan destinasi wisata kepada Ipuk Fiestiandani (baju putih) kemarin.

BERHARAP ADA KESINAMBUNGAN: Salah seorang pegiat wisata Hariono menceritakan keberhasilan Gombengsari menjadi kawasan destinasi wisata kepada Ipuk Fiestiandani (baju putih) kemarin.

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Warga Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, berharap calon bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan cawabup Sugirah bisa terus membangun Kabupaten Banyuwangi yang selama ini sudah berjalan baik.

”Selama ini pembangunan di Banyuwangi sudah cukup baik. Seperti daerah kami yang berkembang menjadi kawasan destinasi wisata,” kata Hariono, pegiat wisata Gombengsari, Rabu (18/11).

Hariono mengatakan, selama ini Gombengsari menjadi desa wisata dengan potensi kopi, susu kambing etawa, gula aren, cokelat, dan lainnya. Selain itu warga Gombengsari yang mayoritas memiliki kebun kopi rakyat juga dilatih untuk mengolah kopi yang baik dan benar, sehingga turut mengerek perekonomian warga.

Gombengsari kini dikenal sebagai kampung kopi.Warga Gombengsari kini tak lagi menjual kopi kepada tengkulak. Mereka lebih memilih untuk mengolah kopi sendirisehingga kopi mereka memiliki nilai jual yang lebih. Seperti di Dusun Lerek kini mulai dikenal dengan brand kopi Lego (Lerek Gombengsari) dengan berbagai jenis varian, arabika, robusta, dan lainnya.

”Seperti di Dusun Lerek, kini mulai ada brand kopi Lego. Banyak warga di sini yang juga mengelola homestay karena mulai banyak wisatawan yang datang. Tidak hanya di Gombengsari, tapi juga di berbagai desa, kami juga melihat warganya percaya diri untuk mengembangkan potensi desa,” ungkap Hariono.

Hariono berharap, berbagai program bagus tersebut diteruskan oleh duet Ipuk-Sugirah. Ipuk dinilai memiliki visi dan terobosan untuk memajukan Banyuwangi. Adapun Sugirah adalah petani tulen yang memahami betul bagaimana rakyat desa ke depan diberdayakan.  ”Melihat program-program yang diusung Bu Ipuk dan Pak Sugirah, kami melihat ada kesinambungan dari pemerintah sebelumnya. Dan juga ada program-program baru yang sangat baik,” tambahnya.

Sementara Ipuk mengatakan, banyak program untuk mengembangkan potensi desa. Seperti pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), UMKM Naik Kelas, Smart Kampung Plus, dan lainnya. ”Desa di Banyuwangi memiliki banyak potensi. Seperti di Gombengsari dengan kopi rakyat dan potensi lainnya yang kini sudah menjadi destinasi wisata. Ke depan desa kami siap mendampingi untuk terus dikembangkan, bersama desa-desa lainnya di Banyuwangi,” kata Ipuk. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia