Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
KPUD BANYUWANGI

Tidak Ada Alasan untuk Tidak Datang ke TPS

Genjot Partisipasi Pemilih Pemula, KPU Ganden

19 November 2020, 07: 51: 02 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SASAR PEMILIH PEMULA: Komisioner KPU Dian Purnawan memaparkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara kepada anggota GMNI di Ballrom Hotel Kokoon kemarin (18/11).

SASAR PEMILIH PEMULA: Komisioner KPU Dian Purnawan memaparkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara kepada anggota GMNI di Ballrom Hotel Kokoon kemarin (18/11). (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menggelar sosialisasi dengan menggandeng Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) se-Banyuwangi kemarin (18/11). Sosialisasi digelar untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan pemilih pemula.

Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Partisipasi Masyarakat Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Parmas Sosdiklih) KPU Dian Purnawan mengatakan, aktivis mahasiswa adalah kekuatan terbesar sebagai agen kontrol sosial segala situasi dan kebijakan politik yang terjadi dalam pemerintahan. Tugas lainnya adalah mengawal proses demokrasi rakyat, yaitu pemilihan bupati Banyuwangi. ”Di sini letak kawan-kawan mahasiswa dalam menjadi penentu masa depan bangsa,” ungkap Dian

Dian mengingatkan, pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup) tinggal 21 hari lagi. Terdapat sejumlah kebijakan dalam tata cara pemungutan dan penghitungan suara pada gelaran pilbup mengingat pelaksanaannya dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sesuai pasal 21 ayat (4) Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020, penyusunan daftar pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat 3 dilakukan dengan membagi pemilih untuk setiap tempat pemungutan suara (TPS) paling banyak 500 orang, dengan memperhatikan aspek geografis dan atau jarak dan waktu tempuh menuju TPS serta memperhatikan tenggang waktu pemungutan suara.

Saat proses pemungutan suara dilakukan penerapan protokol kesehatan pencegahan dan penularan Covid-19 di TPS. Pemilih yang datang ke TPS diwajibkan memakai masker yang menutupi hidung hingga mulut dan dagu. Sebelum masuk ke TPS, pemilih wajib mencuci tangan. ”Pemilih yang baru datang juga dicek suhu tubuhnya, kemudian diberikan sarung tangan plastik oleh petugas,” jelasnya.

Setelah memilih di bilik suara dan memasukkan surat suara, pemilih melepas sarung tangan plastik. Selanjutnya jari pemilih diberi tinta tetes oleh petugas sebagai bukti jika yang bersangkutan telah menggunakan hak pilihnya. Penerapan protokol kesehatan secara ketat tersebut, kata Dian, diberlakukan bagi petugas di TPS. Mulai Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Seluruh petugas juga akan di-rapid test sebelum mereka melaksanakan tugas. ”Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak datang ke TPS, karena sudah kita berikan kemudahan dengan tetap menerapkan secara ketat protokol kesehatan,” terangnya.

Sosialisasi tersebut merupakan kelanjutan dari sosialisasi sebelumnya dengan stakeholder. Mulai dari organisasi kepemudaan, ormas, LSM, dan masyarakat. Tujuannya mengajak masyarakat berperan aktif menyukseskan pilbup Banyuwangi. ”Kami berharap GMNI dan adik-adik mahasiswa ini menjadi salah satu agen yang membantu di KPU untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula dan masyarakat lainnya di Banyuwangi,” harapnya.

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi Dana Wijaya berterima kasih kepada KPU Banyuwangi yang telah menggandeng GMNI untuk sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati.

Dana berharap seluruh anggota GMNI di Banyuwangi dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak. Kehadiran GMNI diharapkan bisa menyampaikan edukasi politik yang baik ke masyarakat. ”Yang kita perjuangkan bagaimana meminimalkan terjadinya konflik di masyarakat bawah dengan memberikan edukasi yang baik pula kepada masyarakat,” tandasnya.

Sosialisasi yang digelar di Ballrom Hotel Kokoon kemarin juga menghadirkan narasumber Rektor Universitas 17 Agustus Banyuwangi Andang Subaharianto. (ddy/aif/c1)

(bw/ddy/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia