Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
BPJS KESEHATAN BANYUWANGI

Berobat Jalan Setiap Bulan Tenang Berkat JKN-KIS

18 November 2020, 07: 36: 19 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BERSYUKUR: Santomo terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, ia merasakan kegembiraan yang amat luar biasa dan langsung ia pakai untuk berobat jalan.

BERSYUKUR: Santomo terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, ia merasakan kegembiraan yang amat luar biasa dan langsung ia pakai untuk berobat jalan.

Share this          


BANYUWANGI-Setiap anjuran dokter harus diikuti oleh pasiennya, agar bisa kembali sembuh maupun berkurang rasa sakitnya. Seperti Santomo (52) yang sehari-hari harus berada di rumah karena memiliki penyakit gondok yang dideritanya sejak sembilan tahun yang lalu. Ia harus minum obat setiap harinya dan kontrol ke rumah sakit satu kali dalam sebulan.

“Saya sudah seperti ini sejak 9 tahun yang lalu. sampai sekarang harus minum obat terus, kalau tidak, rasa sakitnya tidak tertahankan dan saya tidak kuat untuk menahannya. Tidur pun harus terlentang, kalau berbaring ke samping, rasanya sakitny sekali,” ujar Santomo.

Sebelum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, Santomo merasa sangat terbenani akan biaya yang harus ia keluarkan. Sampai pada saat ia terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, ia merasakan kegembiraan yang amat luar biasa dan langsung ia pakai untuk berobat jalan.

“Saya waktu belum terdaftar JKN-KIS, rasanya berat sekali untuk mengeluarkan biaya, soalnya harus rutin setiap bulan. Waktu saya menerima kartu JKN-KIS yang dari pemerintah, rasanya sangat senang sekali, soalnya saya sangat membutuhkannya untuk berobat jalan setiap bulannya,” kata Santomo.

Ia menambahakan, bahwa ia tidak tahu harus bagaimana dengan penyakit yang ia derita jika berobat jalannya tidak menggunakan JKN-KIS. Dimana, berobat jalannya itu harus rutin ia lakukan satu bulan sekali.

“ Tidak tahu bagaimana kalau saya tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, alhamdulillah, saya bersyukur punya kartu JKN-KIS yang suka saya pakai satu bulan sekali untuk kontrol dan mengambil obat. Alhamdulillah, sekarang saya bisa beraktifitas lagi, walaupun hanya di sekitaran rumah saja. Kalau dulu, untuk jalan saja susah sekali,” tambahnya.

Santomo mengucapkan terima kasih, kepada pemerintah yang sudah mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS PBI (Penerima Bantuan Iuran). Ia sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS ini.

“Saya ucapkan beribu-ribu terima kasih untuk pemerintah dan BPJS Kesehatan juga. Pokoknya, ini sangat membantu saya dalam pengobatan saya setiap bulannya. Selain tidak ada biaya apapun, pelayanan ketika saya berobat nya pun sangat memuasakan sekali,” pungkasnya.

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia