Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Datangi Kampung-Kampung, Ipuk Disambut Pantun

16 November 2020, 07: 33: 18 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

PESTA DEMOKRASI: Ipuk blusukan kampung disambut hangat kalangan ibu-ibu di wilayah Kecamatan Blimbingsari.

PESTA DEMOKRASI: Ipuk blusukan kampung disambut hangat kalangan ibu-ibu di wilayah Kecamatan Blimbingsari.

Share this          

BLIMBINGSARI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Banyak cara kreatif masyarakat menyambut Calon Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Setidaknya itu terbukti saat perempuan yang berpasangan dengan calon wakil bupati (cawabup) Sugirah itu blusukan ke kampung-kampung untuk menemui warga.

       Tidak jarang Ipuk disambut selawatan, yel-yel, atau nyanyian. Bahkan, ada pula warga yang menyambut sang calon bupati dengan pantun. Contohnya saat Ipuk berkunjung Dusun Krajan, Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari untuk menghadiri pertemuan terbatas dengan masyarakat. 

       Begitu Ipuk tiba di tempat pertemuan, salah satu warga setempat, yakni Hartoyo, langsung berpantun. “Ning Sukojati, Liwat Glagah. Mari Iki Pilihan Bupati, Ojo Lali Pilih Ipuk- Sugirah. Mangan Roti, Diadahi Cepuk. Milih Bupati, Yo Bu Ipuk (Ke Sukojati Lewat Glagah (Sebentar Lagi Pemilihan Bupati, Jangan Lupa Pilih Ipuk-Sugirah, Red Makan Roti Diwadahi Mangkok Kecil. Pilih Bupati ya Bu Ipuk, Red),” ujarnya.

       Sementara itu, di desa Pecemengan, Ipuk disambut oleh kelompok rebana. Kelompok musik tradisi ini mengiringi dan mengantar Ipuk yang berjalan kaki menyapa warga. Kehadiran Ipuk banyak membuat warga ke luar rumah. Mereka ingin melihat langsung atau foto bersama.

Ipuk mengatakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. “Kampanye tidak bisa lagi dilakukan seperti dulu. Karena itu kami memilih lebih banyak untuk door to door mengunjungi rumah warga,” kata dia. 

Dalam tiap kesempatan Ipuk selalu meminta pada relawan, pendukung, dan masyarakat untuk melakukan kampanye secara santun dan lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan. “Lakukan kampanye yang santun, menyenangkan, dan mengedukasi masyarakat. Jangan menyebarkan fitnah dan hoax. Jangan sampai Pilbup ini justru membuat masyarakat sedih,” imbuh istri Bupati Abdullah Azwar Anas itu.

Selain itu, Ipuk juga meminta pada pendukungnya untuk sabar ketika mendapat fitnah, hoax, dan lainnya.  “Kalau menemukan fitnah-fitnah seperti di media sosial, tolong bersabar. Doakan kami juga untuk terhindar dari fitnah-fitnah. Sekali lagi, kami minta kepada seluruh kader dan relawan Ipuk-Sugirah untuk melakukan kampanye secara santun. Jangan sebarkan hoax, kebencian, caci maki yang menyebabkan permusuhan. Mari saling adu program dan inovasi,” tuturnya.

Ipuk mengatakan Pilbup Banyuwangi harus menjadi ajang kampanye edukasi dan menyenangkan bagi masyarakat. (sgt/aif)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia