Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari

Juara 1 Tingkat Nasional Teknik Tekstil / Batik

10 November 2020, 15: 52: 00 WIB | editor : Ali Sodiqin

DHAnNY EKA/JPRG

JUARA NASIONAL: Kepala SMK Negeri 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari, Dr. Umar Said (empat dari kanan), peraih juara 1 tingkat nasional batik Dennok Ari Ananta (empat dari kiri) didampingi guru pendamping dalam lomba daring kompetisi siswa SMK. (DHANNY EKA/JPRG)

Share this          

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng- Siswi SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari, Dennok Ari Ananta menorehkan prestasi yang membanggakan. Dalam kompetisi siswa SMK ke XXVIII tingkat nasional yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang digelar secara daring mulai 12 hingga 22 Oktober 2020, berhasil menjadi juara 1.

Dalam kompetensi itu, ada 48 kompetensi keahlian yang dilombakan dengan diikuti 932 peserta dari 533 sekolah di 34 provinsi di Indonesia. “Prestasi ini sangat membanggakan, berhasil menjadi juara 1 tingkat nasional,” cetus Kepala SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari, Dr. Umar Said.

Menurut Umar, SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari itu tergolong sekolah baru. Tapi, sudah meraih prestasi yang membanggakan dalam dalam lomba teknik batik. “Allhamdulilah, dengan kerja keras kami memperoleh juara 1 tingkalt nasional, ini bisa menumbuhkan bibit-bibit baru dalam meraih juara lebih banyak lagi,” katanya.

SMKN 2 Mabadi’ul Ihsan Tegalsari, terang dia, mempunyai inkubator entrepreneur. Siswa yang sudah lulus, akan digembleng dengan ilmu kewirausahaan dan ilmu penunjang lainnya. Sehingga, siswa bisa lebih mandiri. Siswa pilihan yang belum lulus, juga dimasukkan dalam program ini. “Inkubator entrepreneur sudah melalui riset, ini berkerja sama dengan berbagai perusahaan ternama di Banyuwangi,” ujarnya seraya menyampaikan para dewan guru selalu meningkatkan keilmunyaa untuk meningkatkan kualitas siswa dan sekolah lebih baik lagi.

Peraih juara 1 lomba teknik tekstil batik tingkalt nasional Dennok Ari Ananta mengatakan dalam lomba ini mengangkat motif batik dengan tema The Majestic Ijen. Ini hasil karyanya dengan bimbingan dewan guru. “Motif ini mengangkat keindahan Gunung Ijen dengan isi alamnya,” terangnya.

Menurut Dennok, isi alam Gunung Ijen yang dituangkan dalam batiknya itu, meliputi blue fire, belerang, tanjakan erek-erek, gambar keris dari cerita rakyat, dan tanaman pakis yang tumbuh subur sekitar di Gunung Ijen. “Dengan juara ini, saya bisa membawa harum nama sekolah dan Banyuwangi. Untuk adik-adik kelas, jangan patah semangat, berjuanglah tanpa mengeluh, karena itu sifat seorang pemenang,” ungkapnya.

Pembina jurusan Teknik Tekstil Fiki Dwi Cahyono, mengatakan untuk meraih juara 1 tingkat nasional ini prosesnya sangat panjang, mulai pembinaan setiap hari, mematangkan materi, teknik, dan mental. “Alhamdulillah, kami bisa menjadi juara 1, kami bisa mengalahkan siswa dari daerah lain yang dikenal penghasil batik,” katanya.(abi)

DHANNY EKA/JPRG
MEMBANGGAKAN: Dennok Ari Ananta menunjukkan batik karyanya dengan tema, The Majestic Ijen

MEMBANGGAKAN: Dennok Ari Ananta menunjukkan batik karyanya dengan tema, The Majestic Ijen

Dr. Umar Said

Dr. Umar Said

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia