Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Events
icon featured
Events

Dispendik Geber Lomba Cipta Lagu dan Esai

07 November 2020, 09: 16: 47 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MENDORONG KARYA LITERASI: Dari kiri Plt Kadispendik Suratno, Kasi Peningkatan Mutu Sutikno, Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi, Kabid SD Ari Pratama, dan GM JP-RaBa Bayu Saksono membahas rencana lomba Cipta Lagu dan Esai di Kantor Dispendik (5/11).

MENDORONG KARYA LITERASI: Dari kiri Plt Kadispendik Suratno, Kasi Peningkatan Mutu Sutikno, Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi, Kabid SD Ari Pratama, dan GM JP-RaBa Bayu Saksono membahas rencana lomba Cipta Lagu dan Esai di Kantor Dispendik (5/11). (Gerda Sukarno/RaBa)

Share this          

 BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Dinas Pendidikan (Dispendik) siap mewadahi dan mendorong karya pendukung literasi. Kali ini, Dispendik menggandeng Dewan Kesenian Blambangan (DKB) dan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Suratno mulai merapatkan barisan untuk mematangkan lomba tersebut dengan tim JP-RaBa pagi kemarin (5/11). Dia mengatakan, kegiatan ini akan bermuara pada puncak peringatan Hari Jadi Banyuwangi 18 Desember 2020 mendatang. ”Sekaligus launching rumah literasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, tema lomba cipta lagu dan penulisan esai kali ini adalah ”10 Tahun Banyuwangi Penuh Inovasi”. Dari berbagai inovasi masyarakat Bumi Blambangan itulah, pada akhirnya menghasilkan banyak prestasi. Banyuwangi yang dulu lebih dikenal dengan hal yang negatif, kini pun berubah menjadi bersinar dan membanggakan.

GERAK CEPAT: Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri (tengah) berdiskusi dengan tim JP-RaBa terkait teknis lomba Cipta Lagu di kantor DKB Kompleks Disbudpar Banyuwangi kemarin (5/11).

GERAK CEPAT: Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri (tengah) berdiskusi dengan tim JP-RaBa terkait teknis lomba Cipta Lagu di kantor DKB Kompleks Disbudpar Banyuwangi kemarin (5/11). (Gerda Sukarno/RaBa)

Karena itu, kata Suratno, perlu ada tetenger bagi kebangkitan masyarakat Banyuwangi dalam bentuk karya. Mulai dari karya lagu hingga karya tulis.

Sementara itu, Ketua DKB Hasan Basri menyambut baik ke-giatan lomba cipta lagu dan menulis esai tersebut. Khusus lomba lagu, DKB akan ikut andil di dalam pelaksanaan lomba. ”Lagu bisa berupa mars, himne, atau lagu biasa,’’ ujarnya.

Hasan menambahkan, lomba ini bisa menjaga tradisi berprestasi masyarakat Banyuwangi. Sedangkan syair lagunya bebas. Syair boleh menggunakan bahasa Indonesia, boleh pula menggunakan bahasa Osing. ”Boleh campuran  syairnya,’’ ujarnya.

(bw/rbs/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia