Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Pariwisata dan Hotel Banyuwangi Selatan Mulai Menggeliat

05 November 2020, 12: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MULAI TUMBUH: Wisatawan domestik mulai memenuhi wisata Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kemarin (3/11).

MULAI TUMBUH: Wisatawan domestik mulai memenuhi wisata Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kemarin (3/11). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

Share this          

JawaPos.com – Kunjungan wisatawan saat long weekend menunjukan grafik yang cukup memuaskan, khusunya di wilayah Banyuwangi selatan. Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, termasuk  menjadi jujukan para wisatawan yang berkunjung di Bumi Blambangan.

Kapala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, M.Y Bramuda mengatakan angka kedatangan wisatawan tertinggi terjadi pada Kamis, (29/10). Jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi sekitar 14.000 orang. Di Banyuwangi selatan, tempat wisata yang paling banyak dikunjungi Pulau Merah, Djawatan, dan Alas Purwo. “Kunjungan wisatawan sudah mulai menunjukan peningkatan,” ujarnya.

Para wisatawan itu, terang dia, juga banyak yang menginap di hotel dan tempat penginapan lainnya. Hotel dan penginapan yang menyuguhkan pemandangan gunung dan laut, paling banyak digandrungi tamu. “Tidak hanya sektor wisata, di sektor perhotelan dan restoran juga menunjukan grafik peningkatan,” katanya.

Pengelola Hotel Kalibaru Cottage, Wartono menyatakan terjadi lonjakan okupansi hunian selama libur bersama pekan lalu. Hotel yang terletak di perbatasan Banyuwangi - Jember itu, juga mengalami peningkatan. Para tamu yang menginap di hotelnya itu, ingin menikmati panorama lereng Gunung Raung. “Kamar hotel kami terisi sampai 80 persen, tamunya berasal dari Surabaya, Madura, dan daerah di sekitar Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Sampai saat ini, terang dia, tamu juga masih banyak. Bahkan, tamu dari luar kota sudah memesan kamar itu sampai pertengahan November 2020. “Ini menunjukan Banyuwangi sudah menjadi jujukan wisata favorit,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi, Zaenal Muttaqin mengatakan saat ini sejumlah hotel banyak menerima tamu. Dari sejumlah hotel itu, Aston Hotel mengalami peningkatan hunian paling tinggi, yakni sampai 97 persen. “Tamu hotel mulai naik,” katanya.

Tidak hanya hotel berbintang, terang dia, hotel-hotel kelas melati juga mengalami peningkatan okupansi, khusunya yang berada di wilayah Banyuwangi selatam. “Hotel-hotel di Banyuwangi juga naik okupansinya sekitar 70 hingga 90 persen, dan itu merata sampai ke hotel-hotel kelas melati,” ujarnya.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia