Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Kolom
icon featured
Kolom
Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Balawangi Ingin Ipuk Jadi Penerus Bupati Anas

01 November 2020, 05: 43: 26 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BERKESINAMBUNGAN: Ipuk berfoto bersama personel Balawangi kemarin.

BERKESINAMBUNGAN: Ipuk berfoto bersama personel Balawangi kemarin.

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Dukungan kembali mengalir bagi calon bupati (cabup) Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Kali ini dukungan datang dari organisasi masyarakat (ormas) Pembela Adat Budaya Banyuwangi (Balawangi).

          Para personel ormas tersebut menginginkan Ipuk menjadi penerus tongkat estafet pembangunan di Banyuwangi pasca kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Sebab, mereka menilai kepemimpinan Anas telah membawa keberhasilan nyata untuk Banyuwangi.

          Sebagai bentuk dukungannya, Balawangi menggelar deklarasi bersama untuk memenangkan cabup lulusan Universitas Indonesia (UI) tersebut kemarin (30/10). “Kami seluruh anggota Balawangi mendukung paslon nomor urut 2 Ipuk-Sugirah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi. Kami siap mengantarkan beliau sebagai pemenang dengan cara terhormat dan bermartabat. Menang tanpa harus merendahkan atau mengecilkan,” ujar Sekretaris Balawangi Agus Setiyawan.

          Agus bercerita, ketika dirinya masih kecil dulu kerap berangan-angan dapat melihat pesawat terbang dari dekat. “Sekarang, di era pemerintahan Bupati Anas hal itu terwujud. Bahkan, Banyuwangi punya bandara,” ujarnya.

          Menurut Agus, tidak hanya sebatas pesawat yang kini ada di Banyuwangi, perubahan positif terjadi di hampir seluruh sektor, mulai pembangunan jalan, fasilitas umum, hingga pembangunan sumber daya manusia (SDM). Buktinya, Banyuwangi dinobatkan sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik se-Indonesia. “Dalam sepuluh tahun ini banyak perubahan. Artinya di tangan Pak Anas ini Banyuwangi bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik dan dikenal dunia. Untuk itu kita butuh pemimpin yang memiliki kemiripan pola kepemimpinan serta bisa melanjutkan pembangunan yang telah dijalankan selama ini,” kata dia.

          Untuk itu, Agus menegaskan bahwa Banyuwangi saat ini butuh program berkesinambungan. Bukannya program perubahan. “Kita butuh program yang berkelanjutan. Bukan program perubahan. Apa yang sudah ada ditingkatkan saja, yang kurang ditambahi. Bukan mengubah, karena Banyuwangi sudah maju. Dan harapan kami, semoga Bu Ipuk bisa memajukan kesenian dan menjaga budaya Banyuwangi,” tuturnya.

          Sementara itu, menanggapi harapan yang dilontarkan Balawangi, Ipuk mengaku menyiapkan sederet program di berbagai bidang. Mulai pendidikan, ekonomi, keagamaan, kesenian dan budaya tak luput dari perhatiannya nanti. “Saya dan Pak Sugirah sudah merumuskan program untuk pembangunan Banyuwangi dua kali lebih baik. Termasuk untuk menjawab harapan Balawangi dan pelaku seni lainnya,” tuturnya.

          Ipuk percaya, dengan lima program prioritas di sektor seni budaya miliknya, Banyuwangi bakal mengalami perkembangan yang lebih baik. Program tersebut nantinya bakal mengakumulasi mulai dari seni tari, seni musik, seni suara, seni lukis, seni wayang kulit dan kesenian lainnya. “Jadi terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Saya dan Pak Sugirah terus berupaya memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia