Rabu, 25 Nov 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Visa Belum Keluar, Mahasiswa Tiongkok Kuliah Webinar

28 Oktober 2020, 04: 29: 54 WIB | editor : Syaifuddin Mahmud

KULIAH ONLINE: Sejumlah mahasiswa Tiongkok asal Banyuwangi mengikui Webinar dari kantor lembaga pendidikan Desy Education kemarin (25/10).

KULIAH ONLINE: Sejumlah mahasiswa Tiongkok asal Banyuwangi mengikui Webinar dari kantor lembaga pendidikan Desy Education kemarin (25/10). (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – 12 mahasiswa baru asal Banyuwangi yang berkuliah di kampus mereka di Sichuan Vocational College of Information Technology, Tiongkok, sampai kemarin (26/10) masih belum bisa berangkat. Mereka pun mengawali perkuliahan melalui webinar dari kantor lembaga pendidikan Desy Education.

Direktur Desy Education Handoyo Saputro mengatakan, sampai hari ini pemerintah Tiongkok belum mengeluarkan visa pelajar. Hal itu secara otomatis membuat mahasiswa asal Banyuwangi yang harus mengawali perkuliahan tidak bisa pergi ke negeri tirai bambu itu. Akhirnya, awal perkuliahan yang berlangsung kemarin siang akhirnya terpaksa digelar via video meeting.

“Mereka kita kumpulkan di sini selama mengikuti perkuliahan online. Memang dari pemerintah sana belum ada visa. Kalau mau mencari penerbangan ke Tiongkok juga tidak mudah saat ini,” kata Handoyo. Selama menanti perkuliahan online berlangsung, ke-12 mahasiswa baru itu mengikuti jadwal kursus yang digelar di Desy Education. Mulai dari kursus bahasa mandarin sampai kursus hospitality mereka sebelum berangkat ke Tiongkok.

Handoyo menambahkan, di Tiongkok sendiri, perkuliahan tatap muka sudah berjalan normal. Tapi hampir semua mahasiswa Indonesi yang berkuliah di sana belum bisa berangkat. Termasuk puluhan mahasiswa asal Banyuwangi yang sempat kembali saat awal pandemi. “Hari ini kuliah online yang pertama. Untuk sementara, selama 1 semester mereka akan terus kuliah online, sambil kita tunggu perkembangan,” kata Handoyo.

Sementara itu, salah satu Mahasiswi, Sylvia Ningrum, 19, mengatakan dirinya sebenarnya sudah menyiapkan diri untuk bisa berangkat ke Negeri Tirai Bambu itu. Baik persiapan dokumen maupun skill untuk bisa menyesuaikan pembelajaran di kampusnya. Sayangnya, karena pandemi belum usai, gadis asal Desa Purwoharjo, itu pun harus menanti.

Bersama belasan temannya, Sylvia memilih mengikuti kuliah online sampai nanti pemerintah Tiongkok memberikan visa untuknya. “Sudah tidak sabar sebenarnya. Tapi kita menyesuaikan kondisi. Sementaraini saya tinggal di Asrama Desy untuk menambah jam kursus, nanti kalau sudah siap saya langsung berangkat,”kata MahasiswiInternational Trade, Sichuan Vocational College of Information Technology itu.

(bw/fre/aif/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia