Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
LKP Aloha Educational Center Tegaldlimo

Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Berbahasa Inggris

16 Oktober 2020, 17: 54: 19 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MEGAH: Para peserta dan pengajar foto bersama di pintu gerbang kampus Aloha Edu di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Rabu (14/10).

MEGAH: Para peserta dan pengajar foto bersama di pintu gerbang kampus Aloha Edu di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Rabu (14/10). (THOMY FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

TEGALDLIMO, Jawa Pos Radar Genteng – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Aloha Edu Tegaldlimo menggelar pelatihan keterampilan kerja bidang usah jasa wisata. Kegiatan yang didanai Direktorat Pendidikan Kursus dan Pelatihan, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) RI itu dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Masyarakat (Dikmas)pada  Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Nuryatus Sholeha, Rabu siang (14/10).

Pelatihan untuk pemandu pariwisata khusus berbahasa Inggris yang diikuti 20 peserta itu, digelar selama tiga bulan dan kegiatannya dipusatkan di kampus LPK Aloha Educational Center di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo.

Dalam pembukaan itu, hadir General Manager PT Wanasari, Pramudita Ananta Novi Ferdiyanto; General Manager Pang Pang Tanjung Pasir Tider, Ali Saifuin, dan penguji nasional instruktur kursus, Dimas Supartono. “Saya berpesan pada semua peserta untuk selalu meningkatkan kemampuannya,” kata Kabid Dikmas Nuryatus Sholeha.

PELATIHAN: Nuryatus Sholeha (empat dari kiri), Direktur Aloha Educational Center Ridwan (enam dari kiri), Novi Ferdiyanto (lima dari kiri), Tider Ali Saifuin (tiga dari kanan) dan peserta pelatihan.

PELATIHAN: Nuryatus Sholeha (empat dari kiri), Direktur Aloha Educational Center Ridwan (enam dari kiri), Novi Ferdiyanto (lima dari kiri), Tider Ali Saifuin (tiga dari kanan) dan peserta pelatihan.

Nuryatus juga minta pada semua peserta untuk melaksanakan ATM, yakni amati, tiru, dan modifikasi setiap kegiatan yang pernah ada. “Harus mengamati dan bisa meniru kegiatan yang ada dengan melakukan modifikasi, juga pinter memanfaatkan peluang yang ada,” ungkapnya.

Derektur LKP Aloha Educational Center, Ridwan, M.Pd, menyampaikan lembaganya ini selain menjadi tempat kursus bahasa Ingris dan berbagai pelatihan seperti tata boga, juga tempat untuk masyarakat belajar,” katanya.

Pria yang biasa disapa Mbah Jhon ini mengungkapkan Banyuwangi memiliki potensi yang sangat besar dibidang Pariwisata. Kalangan muda yang belum bekerja atau belum mampu berbahasa Inggris, bisa bergabung ke LPK Aloha Edu. “Bisa belajar bahasa Ingris dan dapat menjadi pemandu wisata,” ujarnya.

Menurut Mbah Jhon, tujuan pembelajaran yang dilakukan di LKP Aloha Edu itu untuk meningkatkan Sumber Daya  Manusia (SDM) masyarakat Banyuwangi, terutama dalam berbahasa Inggris. “Kamia kan terus membantu masyarakat untuk peningkatan SDM,” cetusnya.

Mbah Jhon menyebut, di LKP Aloha Edu ini tidak hanya untuk bahasa Inggris saja, tapi juga bahasa asing lain, seperti bahasa Jepang, Mandarin, dan lainnya. “LKP Aloha Educational Center sudah menjalin kerjasama dengan banyak dunia usaha dan industry,” katanya.

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia