Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Ipuk Beber 2 Program Kembangkan Pertanian

16 Oktober 2020, 07: 19: 36 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

PRIORITAS: Ipuk bertemu dan berkomunikasi langsung dengan kalangan petani di wilayah Kecamatan Srono kemarin (15/10).

PRIORITAS: Ipuk bertemu dan berkomunikasi langsung dengan kalangan petani di wilayah Kecamatan Srono kemarin (15/10).

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Duet Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-Sugirah menyiapkan sejumlah program untuk menggenjot pengembangan sektor pertanian di Banyuwangi. Tidak tanggung-tanggung, sektor pertanian menjadi bagian dari 22 program langsung dikerjakan yang telah disusun pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) tersebut.

          Ipuk mengatakan, pertanian adalah sektor prioritas di Banyuwangi. Bahkan cawabup yang mendampingi dirinya, yakni Sugirah adalah petani tulen yang sukses yang memulai semuanya nyaris dari nol. “Beliau tahu betul A sampai Z soal pertanian, jadi ke depan pertanian akan semakin menjadi primadona di Banyuwangi,” ujarnya saat bertemu kelompok tani di Kecamatah Srono kemarin (15/10).

          Ipuk menggarisbawahi dua langkah utama pengembangan pertanian. Pertama, meningkatkan produktivitas dan memberi nilai lebih pada hasil pertanian. “Dalam hal ini, bantuan alat mesin pertanian maupun sarana produksi akan ditingkatkan. Upaya memberi nilai tambah komoditas pertanian juga dilakukan. Peran penyuluh dan mobil layanan keliling pertanian akan kami optimalkan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas,” kata istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut.

          Upaya memberi nilai tambah komoditas pertanian, lanjut Ipuk, di antaranya akan dilakukan dengan memberdayakan warga perdesaan untuk mengolah berbagai hasil pertanian.

          Sedangkan langkah kedua, papar Ipuk, adalah meningkatkan kesejahteraan petani. “Jika langkah pertama terkait produktivitas, maka yang kedua ini adalah kita harus menjaga dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain dari hasil panen, petani juga harus terlindungi jika gagal panen, maka kami akan memperluas subsidi premi asuransi untuk petani,” ujarnya.

          Selain itu, lanjut Ipuk, petani bakal diintervensi dengan berbagai bantuan yang bisa menjaga tingkat kesejahteraannya. “Termasuk produk petani secara berkala dibeli langsung oleh pemerintah daerah, dan kemudian digunakan untuk bantuan kepada warga kurang mampu maupun untuk peningkatan gizi pelajar,” pungkasnya. (sgt)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia