Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Events
icon featured
Events
DINAS PARIWISATA BANYUWANGI

Dibuka Kembali, Arabian Street Buka Tiap Malam Minggu

Juga Sajikan Budaya Timur Tengah

13 Oktober 2020, 07: 47: 18 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MENARIKK TURIS: Arabian Street Food menyajikan menu masakan khas Timur Tengah, hanya di Kampung Arab, Kelurahan Lateng, menu ini bisa dirasakan sensasi rempah-rempahnya

MENARIKK TURIS: Arabian Street Food menyajikan menu masakan khas Timur Tengah, hanya di Kampung Arab, Kelurahan Lateng, menu ini bisa dirasakan sensasi rempah-rempahnya

Share this          

Arabian Street Food Kembali Dibuka

BANYUWANGI— Setelah sempat ditutup, Arabian Street Food (Arasfo) kembali dibuka pada Sabtu (10/10). Lokasinya masih sama, yakni di perkampungan arab, Jalan Bangka, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Disepanjang jalan warga menggelar lapak dagangan.

Meskipun ruas jalan dimana Arasfo digelar tidak terlalu lebar, namun pengunjung tidak perlu kuatir urusan parkir kendaraan. Pengunjung bisa memarkir kendaraan di Terminal Blambangan di ujung jalan yang cukup luas. Meskipun terbilang masih anyar, namun kehadiran sentra kuliner Arasfo mampu menarik perhatian

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan M Yanuar Bramuda mengetakan, Arasfo masih menjadi sentra kuliner yang khusus menyajikan makanan dan minuman ala Timur Tengah, dan para penjualnya pun adalah mereka yang merupakan warga lokal keturunan Arab. Sehingga bisa dibilang, cita rasanya pun sangat original.

Sejak dikenalkan tahun lalu, Arasfo Arafso menjadi alternatif wisata kuliner baru di Banyuwangi. Pengunjung bisa menikmati aneka ragam makanan khas Timur Tengah tanpa perlu bingung-bingung lagi, sebab aneka makanan dan minuman ala Padang Pasir tersedia di Arasfo, bermacam menu hidangan yang terbagi dalam puluhan lapak.

Bramuda mengatakan, sajian yang tersedia di Arabian Street Food sangat beragam, mulai dari makanan berat, seperti nasi kebuli, briyani, mandhi, nasi kichery, nasi rempah, sate, kaldu, gulai hingga kambing guling tersedia. Maupun aneka kudapan macam roti maryam, khamir, sambosa, kebab, basjia, fatira, shawarma, foul dan tamis.

Untuk urusan minuman, pengunjung bisa memilih diantara kopi Arab, kopi Turki, pokok, naknak, pokak, dan aneka ragam teh. Pengunjung juga bisa mencoba yang namanya kopi Arab.  Kopi Arab ini beda banget dengan kopi yang biasa kita nikmati. Cara penyajiannya khas Timur Tengah. Kopi Arab disajikan menggunakan Ibrik-centong alumunium khas Turki yang diletakkan diatas pemanggang berlapis pasir.

Selanjutnya, ibrik berisi air kopi dan campuran rempah-rempah tersebut digeser-geserkan pada pasir yang panas hingga mendidih. Khas banget khan. Nah, bagi yang kurang suka kopi, bisa coba teh Arab. Ini sejenis teh teh yang dicampur rempah dan susu yang berasal dari Kota Aden di Yaman. Nikmat pastinya.

“Mengunjungi Arasfo, kita tidak hanya bisa mencicipi aneka kuliner khas Arab, namun juga bisa mengenal lebih banyak soal tradisi budaya Timur Tengah. Pengunjung bisa menikmati musik dan tarian gurun pasir, juga belanja beragam kosmetik seperti henna, lulur, celak dan dupa aroma terapi. Komplit khan,” katanya. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia