Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
PIRA Gelar Pelatihan Bagi Warga Desa Kelir

Sosialisasi dan Konsolidasi Pasangan Cabup-Cawabup Ipuk-Sugirah

02 Oktober 2020, 09: 37: 15 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

AKRAB: Ketua PIRA Banyuwangi Dra Hj R. Zuhrol Baiti (berkacamata) menyerahkan cenderamata kepada cabup Ipuk Fiestiandani Azwar Anas (kiri) di acara sosialisasi dan konsolidasi pasangan cabup-cawabup Ipuk-Sugirah yang digelar di Desa Kelir, Kamis (1/10).

AKRAB: Ketua PIRA Banyuwangi Dra Hj R. Zuhrol Baiti (berkacamata) menyerahkan cenderamata kepada cabup Ipuk Fiestiandani Azwar Anas (kiri) di acara sosialisasi dan konsolidasi pasangan cabup-cawabup Ipuk-Sugirah yang digelar di Desa Kelir, Kamis (1/10). (BENNY SISWANTO/RABA)

Share this          

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sayap Partai Gerindra Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Banyuwangi menggelar acara sosialisasi dan konsolidasi pasangan cabup-cawabup Ipuk-Sugirah dengan masyarakat Desa Kelir Kecamatan Kalipuro, Kamis kemarin (1/10).

Acara yang dikemas melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring, sabun tangan, hand wash, dan pembuatan pot dari sabut kelapa bagi warga Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, ini dihadiri oleh calon bupati (cabup) Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi, Ketua PAC, tokoh masyarakat, tokoh agama masyarakat Desa Kelir, serta jajaran pengurus dan anggota PIRA Banyuwangi.

Cabup Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dalam sambutannya mengatakan, pelatihan pembuatan sabun dan pot dari sabut kelapa adalah ide bagus PIRA Banyuwangi. Di mana, masyarakat tetap bisa bekerja dan mendapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. ”Kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi di masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” jelas Ipuk.    

Ipuk berharap, ke depannya ada tindak lanjut dari kegiatan ini. Tidak sekadar pelatihan, namun bagaimana hasil dari pelatihan ini bisa dipraktikkan. Sehingga menghasilkan produk yang bagus, eye catching, bisa dipromosikan dengan baik sehingga memiliki nilai jual yang baik di masyarakat. ”Produk bisa dikonsumsi sendiri, tidak perlu membeli sabun. Dan saat ini lagi musim kembang, sabut kelapa tepat menjadi media berkembangnya tanaman yang ramah lingkungan” ujar Ipuk. 

Ipuk juga menyampaikan visi dan misi untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi lokal. Nantinya semua program yang akan dilakukan berbasis pada pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata. Bertujuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta mampu menekan angka kemiskinan di masyarakat. ”Penguatan ekonomi menjadi sektor penting, lapangan pekerjaan akan terbuka dan insya Allah masyarakat kesejahteraannya akan terus meningkat,” harap Ipuk.

Sementara itu, Ketua PIRA Banyuwangi Dra Hj R. Zuhrol Baiti SH MM berharap, kegiatan yang digagas PIRA Banyuwangi ini mampu mencetak masyarakat Desa Kelir bisa mandiri, berdiri, dan berdikari di masa pandemi ini. ”Semoga bermanfaat di tengah pandemi Covid-19, mampu berdaya guna bagi keluarga dalam mencari ekonomi sendiri, dan semoga Bu Ipuk jika terpilih nanti ingat selalu kepada masyarakat bawah yang perlu diperjuangkan” pungkas Zuhrol.

(bw/rbs/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia