Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Events
icon featured
Events
Lomba Pentigraf dan Putiba

150 Karya Masuk, Panitia Siapkan Webinar Pentigraf

24 September 2020, 09: 37: 14 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KOORDINASI: Suasana rapat antara panitia, juri lomba penulisan Pentigraf dan Putiba, bersama jajaran Jawa Pos Radar Banyuwangi di Grha Pena Banyuwangi sore kemarin.

KOORDINASI: Suasana rapat antara panitia, juri lomba penulisan Pentigraf dan Putiba, bersama jajaran Jawa Pos Radar Banyuwangi di Grha Pena Banyuwangi sore kemarin. (Bayu Saksono/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Peminat lomba  Putigraf dan Putiba terus berdatangan. Hingga siang kemarin (23/9), terhitung sebanyak 150 karya sudah masuk ke meja panitia yang bermarkas di Grha Pena Banyuwangi.

Pentigraf merupakan kependekan dari Cerita Pendek Tiga Paragraf. Pentigraf dibuat berdasarkan penjabaran atau saduran dari salah satu puisi yang ada di buku Ribang Kala Aksa karya H Samsudin Adlawi. Setelah memilih karya puisi, peserta bisa langsung menerjemahkan dan menjabarkannya menjadi sebuah cerpen. Cukup tiga paragraf pendek saja.

Selain Pentigraf, ada juga lomba Putiba. Putiba sendiri berarti Puisi Tiga Bait. Peserta cukup menulis puisi sepanjang tiga bait dengan tema ”Gotong Royong Melawan Co vid-19”. Lomba Pentigraf dikhususkan bagi siswa kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Sedangkan Putiba dilombakan untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat.

Panitia lomba, Gerda Sukarno mengungkapkan, siang kemarin panitia juga menggelar rapat koordinasi lanjutan di Kafe Pena, Grha Pena Banyuwangi. Rapat ini melibatkan dewan juri dan juga penulis buku Ribang Kala Aksa H Samsudin Adlawi. Ada sejumlah poin yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut. Salah satunya terkait kriteria penilaian karya. Nantinya, penilaian naskah meliputi kesesuaian tema, diksi, dan juga pesan yang dikandung dalam karya tersebut. ”Kita tadi bahas penilaian,” ujarnya.

Gerda menyebutkan, selain pembahasan mengenai kriteria, pihaknya juga akan menggelar webinar terkait Pentigraf. Tidak tanggung-tanggung, webinar ini akan menghadirkan sastrawan Tengsoe Cahyono. Sedangkan untuk peserta yang bisa mengikuti yakni para guru pendamping yang terdaftar. ”Kita juga akan menggelar webinar,” jelasnya.

Menurut Gerda, baik panitia maupun dewan juri berharap peserta webinar nantinya bisa menimba ilmu secara langsung dari narasumber yang sekaligus juga penemu Pentigraf ini. Sehingga pemahaman mengenai Pentigraf dan Putiba bisa dimengerti dengan baik. Berkaitan dengan lomba, peserta yang merasa karyanya belum sesuai dengan kriteria Pentigraf dan Putiba bisa mengirimkan ulang karyanya. ”Semoga nanti bisa paham apa itu Pentigraf dengan baik,” jelasnya.

(bw/ics/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia