Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi

Ipuk Serap Aspirasi Warga Kampung Lukis

24 September 2020, 07: 29: 22 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KREATIF: Ipuk Fiestiandani Azwar Anas didampingi warga menyusuri gang di lingkungan Kempon, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi kemarin (23/9).

KREATIF: Ipuk Fiestiandani Azwar Anas didampingi warga menyusuri gang di lingkungan Kempon, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi kemarin (23/9).

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengunjungi “Kampung Lukis” di Lingkungan Kempon, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi kemarin (23/9). Bukan sekadar berkunjung, perempuan yang telah resmi ditetapkan sebagai calon bupati (cabup) bersama calon wakil bupati (cawabup) Sugirah, tersebut juga menyerap aspirasi warga setempat.

          Saat berada di kampung tersebut Ipuk didampingi warga menelusuri gang-gang sempit. Aneka lukisan mulai dari gandrung, pemandangan, satwa, dan lainnya menghiasi dinding-dinding rumah warga.

Tidak hanya dipenuhi lukisan, permukiman padat itu juga rapi dan bersih. Aneka tanaman dan  kolam ikan kian melengkapi keindahan lukisan. “Kampung ini warganya sangat kreatif. Mereka bergotong royong membuat lingkungannya bersih, nyaman, dan enak dipandang. Tentu ini tidak bisa terwujud tanpa adanya kekompakan dari warganya,” ujarnya.

Setelah menelusuri sudut gang-gang di Kampung Lukis, Ipuk melakukan dialog dengan warga untuk menyerap aspirasi mereka.  Banyak masukan dari warga, seperti menambah ornamen di sepanjang sungai agar lebih menarik, menggelar festival agar kian banyak wisatawan datang, dan lainnya.

          Ipuk mengaku terinspirasi untuk menggeber program kampung tematik ke depan agar bisa mengoptimalkan berbagai potensi kampung. ”Kampung-kampung, gang-gang, ke depan tidak hanya ditata dari segi infrastruktur fisik seperti pavingisasi dan perbaikan drainase, tapi juga potensi ekonomi dan kreativitas warganya difasilitasi. Misalnya di Kampung Lukis ini, bisa dididik anak-anak sejak dini belajar melukis. Dibikin pameran, dibikin berbagai kegiatan yang bisa menghasilkan dampak ekonomi,” ujarnya.

          Dia juga mencontohkan potensi kampung lain, seperti kampung tahu, bambu, kue basah, hidroponik, dan sebagainya. “Misal di satu kampung ada beberapa pembuat jajanan pasar, kami fasilitasi menjadi kampung kue jajanan pasar. Akan sangat menggerakkan ekonomi. Juga misal ada satu kampung beberapa anak mudanya kami latih reparasi alat elektronik, maka bisa menjadi sentra reparasi AC, TV, kulkas, dan sebagainya. Artinya bisa menyerap lapangan kerja sesuai potensi masing-masing kampung,” paparnya.

          Sekretaris Karang Taruna Gagak Rimang Kelurahan Panderejo Suryanto mengatakan, dulu kampung ini masuk kategori kampung kumuh. Dengan inovasi pemuda dan warga setempat, predikat kampung kumuh berhasil disingkirkan. 

          Diawali dari gerakan membersihkan sampah, pengolahan sampah, hingga melukis dinding rumah warga. Ternyata respon warga positif. “Hingga akhirnya banyak wisatawan yang datang ke sini, setelah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas datang dan ikut mengambil foto dan mempromosikannya,” kata Suryanto.

Suryanto berharap agar Ipuk bisa melanjutkan program-program inovatif Bupati Anas sehingga pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 bisa diwujudkan dengan baik. (sgt)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia