Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Events
icon featured
Events
Lomba Pentigraf dan Putiba

Karya Bisa Dikirim sebelum Batas Akhir

23 September 2020, 09: 22: 00 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SMP 3 MUHAMMADIYAH : Rafi Nindra bersama orang tuanya mendaftar langsung di Grha Pena Banyuwangi.

SMP 3 MUHAMMADIYAH : Rafi Nindra bersama orang tuanya mendaftar langsung di Grha Pena Banyuwangi. (FITRI ARIFIANA/RaBa)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Hampir dua minggu sejak pendaftaran lomba Pentigraf dan Putiba dibuka pada 11 September lalu, setiap harinya belasan pendaftar silih berganti mengunjungi Grha Pena Banyuwangi ataupun Radar Biro Genteng. Waktu pendaftaran dan proses pembuatan karya Putiba maupun Pentigraf juga masih lama, hingga 21 Oktober mendatang.

Akan tetapi, peserta yang sudah mendaftar dan menyelesaikan karyanya, boleh mengirimkannya melalui surat elektronik (surel/email). Tidak perlu menunggu batas akhir pengumpulan. Beberapa karya sudah diterima panitia melalui email. Di Pentigraf ada 2 peserta dari SMPN 1 Kalibaru dan 3 karya dari peserta SMPN 5 Banyuwangi. Peserta lomba puisi tiga bait, juga tidak perlu menunggu batas akhir pengumpulan. Yang sudah selesai dan merasa mantap, bisa langsung menyetorkan karyanya ke panitia.

KOLEKTIF : Suhartatik mendaftarkan 4 siswanya untuk ikut serta dalam lomba Pentigraf.

KOLEKTIF : Suhartatik mendaftarkan 4 siswanya untuk ikut serta dalam lomba Pentigraf. (FITRI ARIFIANA/RaBa)

Pentigraf kependekan dari Cerita Pendek Tiga Paragraf. Pentigraf dibuat berdasarkan penjabaran atau saduran dari salah satu puisi yang ada di buku Ribang Kala Aksa karya H Samsudin Adlawi. Setelah memilih karya puisi, langsung diterjemahkan, dijabarkan menjadi sebuah cerpen. Cukup tiga paragraf pendek saja.

Selain Pentigraf, ada juga lomba Putiba. Putiba sendiri berarti Puisi Tiga Bait. Peserta cukup menulis puisi sepanjang tiga bait dengan tema ”Gotong Royong Melawan Covid-19”. Lomba Pentigraf dikhususkan bagi siswa kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Sedangkan Putiba dilombakan untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) sederajat.

TUJUH BUKU : Guru SMPN 2 Banyuwangi Rani memperlihatkan buku untuk dibagikan ke siswanya.

TUJUH BUKU : Guru SMPN 2 Banyuwangi Rani memperlihatkan buku untuk dibagikan ke siswanya. (FITRI ARIFIANA/RaBa)

Panitia lomba, Gerda Sukarno mengatakan, satu peserta cukup mengirimkan satu karya terbaiknya. Pengumpulan karya dikirim berbentuk file MS Word (.rtf) melalui surat elektronik (surel) atau email ke alamat radarbwieven@gmail.com. Dengan subjek PUTIBA atau PENTIGRAF. Jangan lupa menyertakan identitas diri seperti nama lengkap, sekolah, kecamatan, dan nomor handphone yang bisa dihubungi.

DARI SEMPU : Tiga siswa bersama Kasek M. Firman dan pembina akan mewakili SMP 7 Muhammadiyah

DARI SEMPU : Tiga siswa bersama Kasek M. Firman dan pembina akan mewakili SMP 7 Muhammadiyah

Pendaftaran bisa dilakukan di Grha Pena Banyuwangi Jalan Brawijaya 77 Banyuwangi dan Biro Radar Genteng Ruko Madania Jalan Singojuruh Genteng selama jam kerja. Yakni mulai pukul 09.00–15.00 WIB. Pendaftaran serta pengiriman karya terakhir hingga 21 Oktober 2020 mendatang. Informasi selengkapnya bisa menghubungi Gerda Sukarno (085263555566) atau Mashudi (085334356356).

(bw/ics/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia