Rabu, 28 Oct 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
Kadin Kerakyatan Banyuwangi

Kadin Ajak Buka Usaha Bersama Vidy Syariah

21 September 2020, 17: 14: 50 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SYARIAH: Ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat (pegang mik), Direktur Marketing PT. Rechain Digital Inonesia Maria Theresa Olivia (dua dari kanan) bersama admin Dewi dan Alex di Seminar Vidy  Syariah, Sabtu (19/9)

SYARIAH: Ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat (pegang mik), Direktur Marketing PT. Rechain Digital Inonesia Maria Theresa Olivia (dua dari kanan) bersama admin Dewi dan Alex di Seminar Vidy Syariah, Sabtu (19/9) (THOMY FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng –Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kerakyatan Kabupaten Banyuwangi terus menggelar pendampingan pada masyarakat untuk sukses dalam usaha di masa pandemi Covid-19. Sabtu (19/9), mereka menggelar seminar sehari edukasi aset digital. Untuk kegiatan ini, menggandeng PT. Rechain Digital Inonesia (RDI) Denpasar, Bali.

Dengan mengambil tema, Vidy Syariah, acara yang juga dilakukan santunan pada anak yatim itu digelar di Ruko Balito Resident, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Sebagai narasumber, ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat, Direktur Marketing PT. Rechain Digital Inonesia Maria Theresa Olivia, dan Konsultan PT. Rechain Digital Inonesia Rafael Hermanto.

Dalam acara itu, para peserta yang dari kalangan pengusaha, guru, dan pelajar. “ Vidy ini bisnis yang memiliki legalitas dan regulasi, jadi tidak bodong,” cetus Direktur Marketing PT. Rechain Digital Inonesia, Maria Theresa Olivia.

SEMANGAT: Ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat (pegang mik) bersama para peserta seminar, Sabtu (19/9).

SEMANGAT: Ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat (pegang mik) bersama para peserta seminar, Sabtu (19/9).

Konsultan PT. Rechain Digital Inonesia Rafael Hermanto menambahkan perusahan ini bisnis yang ril di bidang periklanan. “Vidy tidak menggunakan sistim skema ponzi, usaha ini benar-benar riil dan tidak ada satu bagian yang dirugikan,” jelasnya.

Tujuan dari bisnis PT Rechain Digital Inonesia ini, lanjut dia, ingin memajukan masyarakat Indonesia,sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di Banyuwangi ini. “Kami hadir di sini agar masyarakat betul-betul mengerti apa namannya blockchain, bagaimana memilih aset yang benar,” katanya.

Ketua Kadin Kerakyatan Banyuwangi H. Eko Susilo Nurhidayat dalam acara itu menyampaikan seminar ini untuk menyampaikan pada masyarakat kalau saat ini eranya asset digital. “Masyarakat biar memilih digital aset mana yang benar,” ucapnya.  

Melalui seminar ini, pihaknya ingin memberikan edukasi pada masyarakat lewat Vidy Syariah, yang telah memiliki legalitas jelas dan resmi. Untuk mengetahui kegiatan ini, Eko mengajak pada masyarakat untuk datang di seminar Vidy Syariah yang digelar setiap Sabtu pukul 12.30  di Ruko Balito Resident, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Kegiatan ini tidak dipungut biaya, untuk ikut bisa menghubungi nomor 081231130234. “Masyarakat jangan sampai tertipu dan kena bujuk rayu aset tidak sah dan tidak ada legallitasnya,” cetusnya.

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia