Sabtu, 26 Sep 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
DINAS PENGAIRAN BANYUWANGI

Paling Cocok untuk Rute Gowes

Jalan Dam Gembleng Menuju Desa Aliyan

13 September 2020, 13: 54: 40 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SEJUK: Rute jalan goweser diapit aliran sungai dan saluran dari Dam Gembleng dan persawahan nan hijau di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

SEJUK: Rute jalan goweser diapit aliran sungai dan saluran dari Dam Gembleng dan persawahan nan hijau di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

Mencari alternatif rute gowes yang sejuk, indah, akses jalannya bagus. Rute Dam Gembleng menuju pusat pemerintahan Desa Aliyan, bisa menjadi salah satu rute bagi para goweser pemula. Jalur jalan yang flat dan sepanjang perjalanan dimanjakan pemandangan persawahan diapit sungai dan saluran air.

Bagi sebagian goweser, mungkin tidak asing lagi dengan rute Dam Gembleng. Rutenya bisa dipilih dari arah Rogojampi melewati Desa Aliyan, melintasi persawahan di sebelah barat Balai Desa Aliyan ke arah selatan, hingga melintasi Dusun Damrejo.

Sepanjang perjalanan, para goweser akan disambut kicauan burung-burung nan merdu. Kontur jalan yang flat serta sepanjang perjalanan, jalanan sepi tanpa polusi, hamparan tanaman padi nan hijau luas sejauh mata memandang. Belum lagi gemericik air dari saluran dam, makin membuat acara gowes akan terasa istimewa.

Jalur sepanjang empat kilometer itu akan berakhir di Dam Gembleng. Tempat parkir luas dengan pemandangan bendungan air era kolonial Belanda. Ada juga kantin atau warung yang dikelola warga. Yang terbaru, di sekitar dam gembleng tersebut kini juga telah dibangun rumah adat Suku Osing yang bisa menjadi tempat berteduh jika kehujanan atau kepanasan. “ Tempatnya santai, pemandangan pun bagus,” ujar Heri Dwi Setiawan, goweser asal Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Rute Dam Gembleng tersebut berada di tengah-tengah dan cocok sebagai tempat istirahat sejenak setelah menempuh perjalanan. Misalnya jika daerah Rogojampi melintasi jalan raya provinsi, kemudian sebelum Jembatan Parijatah belok kiri, kemudian istirahat di Dam Gembleng.

Setelah puas beristirahat, kembali melanjutkan perjalanan dengan melintasi persawahan hingga ke Dusun Damrejo, Desa Aliyan, dan kembali lagi ke Rogojampi. “Kalau ingin lebih jauh setelah dari Dusun Damrejo bisa belok kanan ke arah Desa Wonosobo, Kecamatan Srono,” katanya.

Untung, 59, salah seorang warga setempat mengaku jika setiap pagi dan sore ruas jalan Desa Damrejo kerap dijadikan lintasan rombongan pesepeda pancal dari berbagai daerah. “Banyak kadang ada yang dari Kecamatan Singojuruh, Kecamatan Srono, Kecamatan Rogojampi, Kecamatan Muncar, hingga Kecamatan Genteng yang lewat sini. Udaranya memang sejuk,” pungkasnya.(ddy/bay)

(bw/ddy/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia