Jumat, 25 Sep 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
BPJS KESEHATAN BANYUWANGI

Protokol Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Diapresiasi Konsumen

09 September 2020, 14: 28: 48 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

WAJIB DIPERIKSA: Pelayanan prima dan protokol kesehatan yang diterapkan dirasakan sendiri oleh Dina Mayang Sari (27) yang profesinya sebagai ibu rumah tangga.

WAJIB DIPERIKSA: Pelayanan prima dan protokol kesehatan yang diterapkan dirasakan sendiri oleh Dina Mayang Sari (27) yang profesinya sebagai ibu rumah tangga.

Share this          

BANYUWANGI-Seiring bertambahnya jumlah kasus positif di Indonesia, membuat masyarakat harus senantiasa sadar dan paham dengan protokol kesehatan yang ada. Seperti pegecekan suhu tubuh, selalu memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak. Hal itu sudah diterapkan oleh Kantor BPJS Kesehatan seluruh Indonesia termasuk Banyuwangi.

Pelayanan prima dan prokol kesehatan yang diterapkan dirasakan sendiri oleh Dina Mayang Sari (27) yang profesinya sebagai ibu rumah tangga. Dina sengaja datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi untuk mendaftarkan dirinya dan suaminya sebagai Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau biasa disebut  segmen mandiri. 

“Saya sudah dua kali berkunjung ke kantor ini, pertama itu masih belum ada pendemi dan pelayanannya sangat ramah, dan ini yang kedua saat ada pandemi buat daftar kembali ke segmen mandiri, soalnya saya udah resign kerja dan sekarang jadi ibu rumah tangga,” jelasnya

Dina sebelumnya terdaftar sebagai segmen PPU atau Pekerja Penerima Upah yang bekerja di perusahaan swasta, karena sedang mengandung, Dina memutuskan untuk resign dan fokus pada kehamilannya dan menjadi ibu rumah tangga. Keikutsertaan program JKN-KIS adalah bentuk kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, seperti Dina yang ingin terus aktif kepesertaanya karena harus sedia payung sebelum hujan.

“Ingin terus aktif kepesertaannya karena untuk jaga-jaga jika kita sakit. Apalagi saya sedang mengandung, Karena jika tidak punya JKN-KIS nanti malah kelabakan kitanya cari biaya. Mendingan bayar iuran tiap bulan, dan ketika kita sakit kita tidak perlu mengeluarkan biaya lagi,” ujarnya.

Pengalaman Dina ketika mendapatkan pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan membuat Dina semakin nyaman dan merasa terjaga dan sangat diperhatikan. “Dari depan sampai saya duduk di kursi pelayanan dan selesai itu pelayanannya cukup baik ya. Dan juga buat protokol kesehatannya sangat diperhatikan juga. Seperti pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, wajib mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk pegawainya juga saya rasa sudah  sesuai dengan standar layanan lainnya, karena sudah menggunakan pelindung wajah, masker dan sarung tangan,” ujar Dina.


Harapan Dina kepada BPJS Kesehatan agar dipertahan pelayanan primanya bahkan ditingkatkan lagi agar peserta yang berkunjung bisa merasa nyaman walaupun dengan penerapan protokol kesehatan yang ada.
 “Saya harap, hal ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Agar kita bisa terhindar dari virus yang sangat menular ini dan peserta yang berkunjung kesini bisa merasa nyaman,” pungkasnya. (*)

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia