Jumat, 25 Sep 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Banyuwangi

Gelar Sarasehan Peran Perempuan Dalam Politik

23 Agustus 2020, 16: 21: 02 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

EDUKASI POLITIK: Ketua DPC Partai Gerindra Ir.H. Naufal Badri (empat dari kiri) bersama Ketua PPIR Kusnandar, Ketua KIRA Ira Rawung dan Ketua PIRA Hj. R. Zuhrol Baiti di acara sarasehan politik yang digelar di Borobudur Garden Resto, Sabtu (22/8)

EDUKASI POLITIK: Ketua DPC Partai Gerindra Ir.H. Naufal Badri (empat dari kiri) bersama Ketua PPIR Kusnandar, Ketua KIRA Ira Rawung dan Ketua PIRA Hj. R. Zuhrol Baiti di acara sarasehan politik yang digelar di Borobudur Garden Resto, Sabtu (22/8) (BENNY SISWANTO/RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sayap Partai Gerinda Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Banyuwangi menggelar acara sarasehan politik di Borobudur Garden Resto Kelurahan Tamanbaru Banyuwangi, Sabtu (22/8).

Saresahan politik dengan mengusung tema “Peran Perempuan Dalam Politik” yang dipandu oleh Nurma Shinta selalu moderator acara. Menghadirkan pembicara tunggal yakni Ir. H. Naufal Badri selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Banyuwangi.

Hadir dalam acara tersebut, Aliansi Perempuan Banyuwangi, Kaum Milenial Banyuwangi, perwakilan UMKM Banyuwangi dan Ibu Majelis Taklim Banyuwangi. Kompak hadir pula Ketua Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) Kusnandar, Ketua Kristen Indonesia Raya (KIRA) Banyuwangi Ir. Ira Rawung, MM dan Ketua PIRA Banyuwangi Dra. Hj. R. Zuhrol Baiti, SH, MM beserta anggota dan jajarannya.

Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi Ir.H. Naufal Badri mengatakan pentingnya edukasi politik bagi perempuan agar sadar dan tidak salah pilih siapa nanti yang akan dipilih, karena kebanyakan perempuan keberadaannya di rumah saja sehingga terkesan awam politik. “Itu semua tidak benar, karena antara perempuan dan laki-laki punya derajat yang sama dalam hal dunia politik,” jelas Naufal.

Menurut Naufal, politik itu penting namun jangan sampai kita dibodohin oleh politik praktis yang saat ini masih ada dengan cara memberikan sesuatu barang atau uang. Pilihlah pemimpin yang benar-benar memikirkan bagaimana cara mensejahterakan nasib rakyatnya. “Jadilah perempuan yang tangguh, punya visi misi kedepan bagaimana negara ini khususnya Banyuwangi mempunyai pemimpin yang amanah bagi rakyat,” tegas Naufal.

Sementara itu, Ketua PIRA Banyuwangi Dra. Hj. R. Zuhrol Baiti, SH, MM menambahkan sarasehan ini digelar guna memberikan edukasi dan pemahaman yang benar tentang politik khususnya bagi kaum hawa di Banyuwangi. Bahwasanya politik itu penting guna perkembangan negara kedepannya. “Perempuan sudah bukan konco wingking lagi, tapi sebagai konco samping,” cetusnya.

Zuhrol menambahkan perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki dalam berpolitik, namun tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan sebagai istri dan juga sebagai seorang Ibu. “Perempuan bisa menjadi pemimpin di dalam masyarakat, tapi bukan pemimpin di dalam rumah tangga. Jadilah perempuan politik yang Sholehah,” harap Zuhrol. (*/als)

(bw/als/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia