Sabtu, 26 Sep 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
BPJS KESEHATAN BANYUWANGI

Pemkab Bondowoso Integrasikan Honorer K1, K2 di Kepesertaan JKN-KIS

06 Agustus 2020, 07: 09: 42 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Dukungan pemerintah daerah sangat berperan penting dalam Program JKN-KIS

Dukungan pemerintah daerah sangat berperan penting dalam Program JKN-KIS

Share this          

JAWAPOS.COM-Dukungan pemerintah daerah sangat berperan penting dalam Program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat) untuk mendukung pencapaian UHC (Universal Health Coverage). Pemerintah membuat terobosan dalam hal jaminan kesehatan bagi pegawai Honorer K1 dan K2. Jika selama ini tenaga honorer K1 dan K2 harus membiayai sendiri ketika sakit, kini sudah ditanggung pemerintah daerah. Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bondowoso Kemas Rona Kurniawansyah mengatakan, pemberian jaminan tersebut merupakan inovasi yang sangat besar manfaatnya untuk membantu para honorer K1 dan K2 dalam hal jaminan kesehatan.

“Langkah ini belum banyak dilakukan daerah lain. Namun, di Kabupaten Bondowoso sudah melakukannya. Ini merupakan terobosan yang luar biasa. Harapannya semoga dengan adanya langkah ini dapat memotivasi instansi lainnya untuk segera mendaftarkan dan turut berperan aktif menyukseskan JKN-KIS ini,” jelasnya.

Saat ini BPJS Kesehatan Bondowoso telah melakukan verifikasi kepesertaan Guru Tidak Tetap. Dari total 728 yang terdaftar, per 1 Agustus 2020 ada sebanyak 273 yang akan dialihkan ke kepesertaan pekerja.

 “Sebelumnya, sebagian besar Guru Tidak Tetap ini telah terdaftar di segmen lain. Ada yang menjadi PBI baik yang pusat maupun daerah dan ada  juga yang terdaftar sebagai peserta keluarga dari ASN. Sehingga kami akan lakukan proses rekonsiliasi data dengan BKD dan Bappeda,” terangnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bondowoso (BKD) Wawan Setiawan mengatakan bahwa seluruh pembiayaan jaminan kesehatan ini akan masuk APBD 2020. Hal tersebut menjadi ikhtiar Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Bondowoso untuk memperhatikan honorer K1 dan K2.

“Ini menjadi komitmen bupati dan wakil bupati untuk memberikan jaminan kesehatan. Ini menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan guru honorer ini memiliki jaminan kesehatan. Semoga kedepannya dengan adanya Jaminan Kesehatan ini dapat memberikan manfaat kedepannya,” jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, sampai dengan bulan Juli 2020, kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Bondowoso telah mencapai 644.979 jiwa, yang salah satu diantaranya terdiri dari segmen PPU Penyelenggara Negara sebanyak 38.013 jiwa. Kepesertaan PPU Penyelenggara Negara terdiri dari pejabat Negara, pegawai negri sipil baik pusat maupun daerah, PNS yang diperbantukan pada BUMN/BUMD TNI/PNS, Polri, Kepala Desa dan Perangkat Desa serta Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja.

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia