Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

BAPPEDA Sabet Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2015

30 Juli 2020, 13: 47: 49 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KUALITAS PELAYANAN: Bupati Abdullah Azwar Anas menerima sertifikat SNI ISO 9001 : 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dari Tafa Sertifikasi Indonesia (TSI) .

KUALITAS PELAYANAN: Bupati Abdullah Azwar Anas menerima sertifikat SNI ISO 9001 : 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dari Tafa Sertifikasi Indonesia (TSI) . (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Banyuwangi kemarin (28/7) memperoleh sertifikat SNI ISO 9001: 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu dari Tafa Sertifikasi Indonesia (TSI). SKPD tersebut dianggap memenuhi kepuasan masyarakat terkait kualitas pelayanan mereka selama ini.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, sertifikat ini menjadi bukti jika standar pelayanan BAPPEDA sudah cukup baik sehingga mendapatkan standardisasi ISO. Anas pun berharap secara bertahap sertifikasi ini bisa diikuti SKPD lainnya sebagai bukti kualitas pelayanan di Banyuwangi. ”Sertifikat ini menjadi bukti jika layanan kami sudah memenuhi standar ISO,” kata Anas.

Sertifikat SNI ISO 9001: 2015

Sertifikat SNI ISO 9001: 2015

Kepala BAPPEDA Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo menambahkan, pihaknya berhasil memenuhi beberapa persyaratan yang menjadi indikator kualitas sebuah pelayanan instansi. Di antaranya identifikasi risiko terkait isu internal-eksternal, kemudian jawaban dari pihak yang berkepentingan dengan BAPPEDA, dan apa harapan mereka terhadap BAPPEDA (dokumen perencanaan). Lalu lingkup layanan yang di-ISO-kan BAPPEDA serta gambaran proses layanan secara umum BAPPEDA .

Ditambah kebijakan Mutu Layanan BAPPEDA, Monev (sasaran kinerja), Tata Usaha Kepegawaian seperti pelatihan, urjab, kompetensi, sarana prasarana gedung, IT, proses penerapan semua layanan di BAPPEDA, evaluasi supplier, kepuasan dan kotak saran kepada pengguna, audit internal, tinjauan manajemen dan perbaikan, hingga daftar SOP yang ada di BAPPEDA. ”Kita sebenarnya sudah mempersiapkan sejak Februari untuk sertifikasi ini, tapi karena pandemi akhirnya tertunda dan baru bisa terealisasi untuk audit eksternalnya pada 13 Juli. Sertifikasi ini dilakukan PT Tafa Sertifikasi Indonesia yang ditunjuk Komite Akreditasi Nasional (KAN),” jelasnya.

Asesor PT Tafa Sertifikasi Indonesia Nungky Awang Chandara mengatakan, sertifikat terkait manajemen mutu layanan berlaku selama 3 tahun. Setiap tahun akan ada audit dari Komite Akreditasi Nasional melalui pihaknya untuk memastikan pelayanan di BAPPEDA Banyuwangi tetap baik. ”Kita melakukan sertifikasi kepada lembaga negeri maupun swasta untuk pelayanan mereka. BAPPEDA Banyuwangi layak karena dianggap memuaskan layanan baik dari internal maupun eksternal,” tandasnya.

Donny Purnomo, Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi, Komite Akreditasi Nasional (KAN) – Badan Standardisasi Nasional menyebut ada empat ruang lingkup ISO yang diperoleh BAPPEDA. Pertama, penyusunan RKPD yang dimulai sejak musrenbang desa, kecamatan, forum konsultasi publik, hingga musrenbang kabupaten. Kedua, penyusunan kajian untuk rekomendasi perencanaan pembangunan daerah. Ketiga, pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan. Dan terakhir, pelayanan administrasi sekretariat.

”Namun dari semua rangkaian pelaksanaan ini yang terpenting adalah memelihara yang telah diraih, meningkatkan mutu secara berkesinambungan, dan tetap berkomitmen dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi melalui penerapan secara terus-menerus Sistem Manajemen Mutu di lingkungan BAPPEDA Kabupaten Banyuwangi,” pungkas Anas. (fre/*/als/c1)

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia