Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
Universitas Muhammadiyah Malang

UMM Tambah Dua Guru Besar Baru Bidang Pangan dan Logistik

26 Juli 2020, 13: 10: 45 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

FOTO BERSAMA: Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. (jas hitam) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. (batik ungu

FOTO BERSAMA: Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. (jas hitam) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. (batik ungu

Share this          

 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) punya dua Guru Besar baru di Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian-Peternakan. Hal itu diumumkan saat penyerahan Surat Keputusan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (16/7).

Keduanya yakni Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. dan Prof. Dr. Ilyas Masudin, ST., MLogSCM.Ph.D. Elfi sendiri mendapat Surat Keputusan Mendikbud menjadi Profesor atau Guru Besar di bidang Teknologi Hasil Pangan (THP). Sementara Ilyas sendiri menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Logistik dan Rantai Pasok.

Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. yang menyerahkan langsung Surat Keputusan tersebut kepada keduanya. Disaksikan seluruh pejabat struktural dan dosen masing-masing fakultas. Penyerahan juga dapat disaksikan oleh sivitas akademika Fakultas Teknik dan Fakultas Peternakan-Pertanian lewat Zoom.

Beberapa karya Elfi banyak berhubungan dengan pewarna makanan alami yang berasal dari pigmen bunga. Tak tunggung-tanggung hasil penelitian Ketua Halal Center tersebut pernah menembus The Five Best Poster Product Halal Excelent at World Halal Research Kuala Lumpur serta menjadi reviewer jurnal internasional.

Beberapa penelitiannya telah diakui sebagai suplemen kaya antioksidan untuk protektor hati dan juga ginjal. Dalam misinya, Elfi berusaha untuk mengungkap berbagai macam rahasia di balik tanaman lokal yang ada di sekitarnya. Jadi tidak mengherankan apabila ia selalu konsisten melakukan penelitian setiap tahunnya.

Sementara, Ilyas merupakan dosen Teknik Industri yang menjadi dosen pertama yang mendapat status sebagai ASEAN Engineer. Lisensi itu diterima dosen yang menyelesaikan pendidikan doktoral di RMIT University, Melbourne, Australia ini saat menghadiri konferensi ke-36 The ASEAN Federation of Engineering Organisations.

Ilyas yang juga merupakan Kepala Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik ini, telah membawa program studi yang dipimpinnya memperoleh akreditasi bertaraf internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Lewat akreditasi ini, Prodi ini memperoleh status Provisionally Accredited.

Rektor UMM Dr. Fauzan M.Pd. sendiri menyatakan, UMM sudah mencanangkan program Guru Besar Asuh, dimana Guru Besar yang telah ada diminta untuk mendampingi para dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional tertinggi dosen ini. Program ini dalam rangka mengakselerasi jumlah Guru Besar yang ada.

Suprapto dalam sambutannya menyatakan, prosentase jumlah Guru Besar di Jawa Timur tiga persen dari jumlah nasional sebanyak 6 ribu orang. Tahun ini, secara pribadi Suprapto menargetkan 4 persen dari keseluruhan nasional. “Ini sangat memungkinkan. Target ini memicu saya untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia