Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

ISNU-PWI Gelar Dialog, Rakyat Bicara, Bacabup Mendengar

22 Juli 2020, 20: 47: 32 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MATANGKAN PERSIAPAN: Panitia dialog pilkada bertema ”Rakyat Bicara, Bacabup Mendengar” mengecek lokasi dialog di Hotel Luminor Banyuwangi kemarin.

MATANGKAN PERSIAPAN: Panitia dialog pilkada bertema ”Rakyat Bicara, Bacabup Mendengar” mengecek lokasi dialog di Hotel Luminor Banyuwangi kemarin. (TOHA/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Gaung Pilkada Banyuwangi mulai terasa. Sejumlah partai sudah menerbitkan rekomendasi kepada calon bupati maupun wakilnya yang akan diusung dalam Pilkada 9 Desember nanti. Agar masyarakat tidak keliru memilih calon pemimpin Banyuwangi, perlu kiranya digelar dialog publik seputar pilkada.

 Nah, melihat peta perpolitikan Banyuwangi yang mulai menghangat, Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi pun berkolaborasi menggelar dialog publik. Tema yang diangkat adalah ”Rakyat Bicara, Bacabup Mendengar”. Dialog akan digelar Sabtu (25/7) mendatang pukul 08.00 sampai selesai di Hotel Luminor Banyuwangi.

Dialog pilkada ini tampaknya bakal berlangsung menarik. Semua bakal calon bupati (bacabup) dan ketua partai politik (parpol) diundang. Selain itu, panitia juga mengundang para rektor. Mereka memastikan hadir dalam dialog nanti. Undangan lainnya adalah para politisi. Mulai mantan ketua DPRD maupun anggota DPRD. Demikian pula  mantan bupati, komisioner KPU dan Bawaslu, mahasiswa, hingga kaum milenial.

Jauh-jauh hari, para undangan sudah menyatakan diri siap hadir pada acara yang akan disiarkan secara live streaming NU Online Banyuwangi itu.

Hingga Selasa pagi kemarin (21/7),  undangan  sudah didistribusikan kepada sejumlah elemen masyarakat. Ternyata banyak anak muda yang telepon dan datang ke sekretariat panitia. ”Mereka antusias ingin ikut acara Sabtu pagi besok. Tentu ini di luar dugaan kami. Antusiasme anak-anak muda untuk ikut dialog pilkada ternyata cukup tinggi. Bahkan ada yang rela mau bayar untuk mendapatakan undangan. Padahal kita gelar acara ini gratis,” kata Ketua ISNU Abdul Aziz.

Kang Azi –sapaan akrab Aziz— menuturkan, persiapan dialog publik yang mengangkat tema ”Rakyat Bicara, Bacabup Mendengar” akan dibuka  Ketua PCNU Banyuwangi KH Mohammad Ali Makki Zaini. Sejumlah persiapan sudah dilakukan  panitia demi kesuksesan kegiatan tersebut. ”Insya Allah sudah 99 persen persiapannya. Tinggal pelaksanaan saja,” tuturnya.

Tokoh muda NU itu menjelaskan, dialog publik tersebut dikemas dengan memberi kesempatan seluas-luasnya kepada para peserta untuk menyampaikan gagasan dan harapannya menyambut Pilkada 9 Desember 2020. Para peserta mulai ketua parpol, rektor, LSM, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, tokoh perempuan, petani, dan berbagai elemen masyarakat, yang sudah memastikan hadir diberi kesempatan untuk berbicara. ”Kemasan acara ini mirip-mirip ILC-nya Bung Karni Ilyas-lah. Nanti di akhir sesi, kita beri kesempatan kepada para bacabup untuk menanggapi semua yang disuarakan oleh peserta,” kata Kang Azi.

Ketua PWI Banyuwangi Syaifuddin Mahmud menuturkan, pelaksanaan dialog publik digelar sebagai bentuk andil dalam rangka menyukseskan Pilkada 9 Desember 2020. ”Kami ingin Pilkada 9 Desember selain sukses pelaksanaannya, juga berbobot proses demokrasinya,” katanya.

Melalui dialog publik tersebut, diharapkan berbagai elemen masyarakat bisa memberikan masukan dan gagasannya untuk masa depan Banyuwangi. ”Sementara para bacabup kita harapkan juga bisa mendapatkan masukan, sekaligus menyampaikan ide-idenya kepada para peserta,” harapnya.

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia