Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
BPJS KESEHATAN BANYUWANGI

Ikut Prolanis, Masa Tua Makin Manis

22 Juli 2020, 08: 25: 34 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

JAGA KUALITAS HIDUP: Suciati merasa sangat terbantu dengan adanya club Prolanis dari BPJS Kesehatan

JAGA KUALITAS HIDUP: Suciati merasa sangat terbantu dengan adanya club Prolanis dari BPJS Kesehatan

Share this          

JawaPos.com- Menua adalah kepastian, namun menjalankan masa tua dengan kondisi sehat atau sakit-sakitan adalah sebuah pilihan. Apalagi seiring dengan bertambahnya usia, sering sekali banyak orang yang menyesali dan berharap mereka dapat memperhatikan kesehatannya dimasa muda dulu. Hal ini tidak berlaku bagi Suciati (65) asal Dusun Krajan Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Suciati merupakan istri seorang purnawirawan Polri. Wanita yang sehari-harinya masih aktif berprofesi sebagai Perias yang memiliki segudang aktivitas diluar ruangan. Walaupun seperti itu, dirinya masih sangat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Salah satu kegiatan preventif yang secara rutin Suciati lakukan adalah mengikut program Prolanis. Prolanis merupakan salah satu program promotif dan preventif yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.

“Saya terdaftar sebagai peserta JKN-KIS ini sudah lama. Saat ini saya menderita hipertensi dan diabetes mellitus (DM), tapi saya merasa sangat terbantu dengan adanya club Prolanis ini. Jadinya, saya bisa berbagi cerita bersama dengan teman-teman seperjuangan gitu,” Ujar Suciati.

Program ini dikembangkan secara khusus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, dimana mereka akan mengajak peserta penyandang Diabates Melitus Tipe dua (DM) maupun hipertensi untuk dapat bekerja bersama-sama dalam mengelola penyakit mereka, dengan tujuan agar dapat mendapatkan kualitas hidup yang tetap optimal.

“Saat ini kan saya telah terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Benculuk. Nah, disana saya selalu rutin setiap minggu saya ikut senam Prolanis ini,” Ucap Suciati kepada tim Jamkesnews.

Selain kegiatan senam salah satu bentuk pelaksanaan program ini meliputi konsultasi medis/edukasi, Home Visit, Reminder, dan pemantauan status kesehatan. Program Prolanis dapat menjadi wadah bersilaturahmi dengan peserta JKN-KIS lainnya yang memiliki risiko penyakit yang sama untuk saling berdiskusi, mengingatkan dan menghimbau akan kesehatan masing-masing.

Dalam perjalanannya perkumpulan klub Prolanis ini berkembang hingga di berbagai daerah di Banyuwangi. Saat ini klub Prolanis telah terhitung terdapat 154 Klub yang tercatat di BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi. Dengan jumlah peserta yang prolanis sebanyak 8.744 peserta.

“Pesan saya untuk masyarakat Indonesia, jangan pernah takut menggunakan kartu JKN-KIS, jika masih ada yang belum membuat kartu JKN-KIS ini silahkan segera membuatnya. dan jangan pernah ragu untuk membuatnya karena itu merupakan hak kita. Selama kita mengikuti prosedurnya, semua prosesnya akan berjalan lancar. Kalaupun ditemukan kendala, kita bisa melaporkan ke Petugas Pemberi Informasi dan Penangan Pengaduan (PIPP) BPJS Kesehatan. Semoga program yang sudah berjalan dengan baik ini terus berkelanjutan dan pelayanannya dapat lebih ditingkat lagi,” Pesan Suciati

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia