Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (Models), Banyu

SMK Models Gandeng PT Trans Putra Pratama Buka Jurusan Alat Berat

14 Juli 2020, 07: 44: 14 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

ALAT BERAT: (dari Kanan) Ketua Majelis Dikdasmen Muha H Nawachid, Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST,  Istu Handono, Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita, Sugiyono dan Plt Camat Siliragung Mujiono foto bersama.

ALAT BERAT: (dari Kanan) Ketua Majelis Dikdasmen Muha H Nawachid, Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST, Istu Handono, Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita, Sugiyono dan Plt Camat Siliragung Mujiono foto bersama. (KRIDA/JAWAPOS.COM)

Share this          

SILIRAGUNG, Jawa Pos Radar Genteng – Dalam situasi pandemi Covid-19, SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) diam-diam telah melakukan terobosan yang mengagumkan yaitu penambahan prodi baru Teknik Alat Berat. Lebih menggemparkan lagi, SMK Models ini telah menggandeng mitra yakni PT Trans Putra Pratama. Hal ini dilakukan untuk mendukung terlaksananya pembelajaran yang bermutu dan berkualitas sesuai kebutuhan industri.

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Trans Putra Pratama dilaksanakan kemarin (13/7). Penandatanganan MoU dilakukan Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita dan Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST. Hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi Istu Handono dan Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Banyuwangi H Nawachid. Dalam momen itu, pihak PT Trans Putra Pratama Safety juga menyerahkan satu unit ekskavator untuk kegiatan praktik siswa.

Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita mengatakan, siswa lulusan SMK Models banyak memiliki potensi untuk menjadi maintenance, operator, maupun teknisi di perusahaan alat berat. Oleh karena itu, PT Trans Putra Pratama menggandeng SMK Models untuk bersama mencetak tenaga kerja yang cekatan, profesional, dan mampu bersaing di dunia industri. ”Siswa SMK Models memiliki banyak potensi dan alumninya sudah terbukti kualitasnya,” pujinya.

KERJA SAMA: Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST (kanan) dan Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita menandatangani surat kesepakatan kerja di SMK Models, kemarin (13/7).

KERJA SAMA: Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST (kanan) dan Komisaris PT Trans Putra Pratama Safety Nadira Alviolita menandatangani surat kesepakatan kerja di SMK Models, kemarin (13/7).

Nadira menyatakan akan membantu mendorong putra daerah Banyuwangi untuk menciptakan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) agar dapat bersaing di dunia industri. Sebab, putra daerah Bumi Blambangan kebanyakan memiliki kemampuan di bidang mekanik dan banyak pula yang bekerja di luar Kabupaten Banyuwangi. ”Harapan saya, dengan adanya Jurusan Alat Berat ini semakin banyak mekanik profesional yang berasal dari Banyuwangi,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas para siswa SMK Models ini,  Komisaris PT Trans Putra akan men-support SMK Models dengan mengirim ekskavator, loader, forklift, dan genset untuk digunakan sebagai sarana belajar para siswa. ”Kami akan mendukung penuh SMK Models,” ungkapnya.

Kepala SMK Models Muhlas Efendi ST mengatakan, dengan dibukanya Jurusan Alat Berat ini, diharapkan bisa menjawab tantangan bagi SMK Models di dunia industri. Dengan menciptakan siswa yang siap kerja, profesional, dan terampil, dan mampu menopang kebutuhan tenaga kerja berkualitas di dunia industri. ”Ke depannya, lapangan pekerjaan untuk Jurusan Alat Berat ini banyak dibutuhkan dan terbuka luas,” ujarnya.

Dengan menggandeng PT Trans Putra Pratama, terang Muhlas, para alumni SMK Models dengan cepat dapat diserap oleh dunia industri. Pihaknya juga sudah mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar di SMK Models. Selain itu, para siswa juga dilatih dan dididik oleh tenaga pendidik yang berkompeten di bidangnya. ”Untuk saat ini sudah ada 42 siswa yang mendaftar di Jurusan Alat Berat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi Istu Handono mengatakan, SMK Models merupakan sekolah kejuruan satu-satunya di Banyuwangi yang membuka Jurusan Alat Berat. Menurt Istu, peluang lapangan kerja di bidang alat berat saat ini sangat besar. Inovasi SMK Models dengan membuka Jurusan Alat Berat menurutnya sangat bagus dan patut dicontoh oleh sekolah lainnya. ”Saya sering menginstruksikan kepada sekolah-sekolah kejuruan di Banyuwangi untuk berekspansi dengan membuka jurusan baru. Dan terbukti, SMK Models dapat mewujudkannya,” katanya. (*)

(bw/kri/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia